Ponorogo

53.094 Calon Pemilih Dicoret

Tidak Memenuhi Syarat Memilih dalam Pilkada

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ponorogo telah memplenokan daftar pemilih sementara (DPS). Total ada 761.977 calon pemilih Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) Ponorogo 2020 ini.

Angka ini masih bisa berubah sebelum ditetapkan sebagai daftar pemilih tetap (DPT). Pun puluhan ribu calon pemilih berpotensi dicoret. ‘’Ini masih sementara, akan ada uji publik. Kalau ada masukan dan tanggapan masyarakat, bawaslu, dan lainnya,’’ kata Ketua KPU Ponorogo Munajat Minggu (13/9).

Pencocokan dan penelitian (coklit) sudah dilakukan mulai 15 Juli hingga 13 Agustus lalu. Ada 796.784 data yang dicoklit petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP). Hasilnya, ditemukan sejumlah data calon pemilih yang tidak memenuhi syarat (TMS). Jumlahnya mencapai 53.094. ‘’Dinyatakan TMS karena meninggal dunia, juga anggota Polri dan TNI,’’ sebutnya.

Di sisi lain, terdapat tambahan 18.287 calon pemilih baru yang per 9 Desember nanti dapat menyalurkan hak pilihnya karena sudah berusia 17 tahun. Total DPS 761.977 jiwa, dengan perincian 374.571 calon pemilih laki-laki, dan 387.446 calon pemilih perempuan. ‘’DPS ini sudah termasuk pemilih pemula,’’ urainya.

Munajat menekankan DPS ditetapkan dari hasil coklit. Setelah ini, KPU akan melakukan uji publik agar masyarakat dapat memberi masukan atau tanggapan. Dia minta masyarakat mengecek nama di DPS yang akan diumumkan di desa atau kelurahan masing-masing. ‘’Kalau belum masuk, bisa melapor ke PPS, PPK, atau KPU. Jadi, masih ada peluang nama keluar-masuk DPS,’’ jelasnya. (naz/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
close