Pacitan

50 Sekolah di Pacitan Rusak

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan –  Dalam dua bulan pertama 2020 ini tercatat sedikitnya 50 unit sekolah di Pacitan rusak. Tingkat kerusakan variatif. Mulai sedang hingga berat. ‘’Perbaikan menggunakan APBD dan APBN,’’ kata Kasi Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan (Dindik) Pacitan Wahyono Jumat (28/2).

Selain kondisi, jenis kerusakan juga bervariasi. Mulai kerusakan dinding, atap, talut, dan sebagainya. Mayoritas karena faktor alam. Pun faktor usia bangunan turut memengaruhi. Material mulai keropos lantaran usia sudah lebih dari 10 tahun. Seperti salah satu SMP di Tegalombo, dan MI di Ketepung. ‘’Kalau faktor usia memang sudah waktunya dilakukan peremajaan,’’ ujarnya.

Selain itu, pada 2019 lalu, kemarau panjang juga berdampak pada bangunan sekolah akibat struktur tanah yang retak. Sehingga, lantai dan dinding pecah. Salah satunya SDN Jatigunung. Sementara yang terbaru kerusakan talut dan pagar SDN Sempu, Nawangan. ‘’Kalau ini akan kami usulkan di PAK 2020 atau APBD 2021,’’ jelas Wahyono.

Jika terjadi kerusakan, pihak sekolah harus melaporkan melalui sistem data pokok pendidikan. Selain itu, menggunakan sistem yang sudah ada. Seperti musyawarah perencanaan dan pembangunan (musrenbang) dan sebagainya. Sehingga pemerintah bisa mengetahui kondisi sekolah untuk kemudian ditindaklanjuti. ‘’Setelahnya meninjau lapangan, untuk eksekusi kami tetap musyawarah lagi,’’ pungkasnya. (mg2/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button