Madiun

5.175 Siswa Bersaing Masuk SDN-SMPN

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Penerimaan peserta didik baru (PPDB) SDN dan SMPN di Kota Madiun dimulai. Tahap pertama, pengambilan personality identification number (PIN) sejak Senin (7/6) hingga 14 Juni mendatang. PIN wajib diambil di sekolah asal. Terdiri dari enam digit dengan kombinasi huruf dan angka.

PIN diambil dan digunakan sekali untuk mendaftar jalur PPDB. ‘’Misalnya jalur prestasi tidak diterima, PIN bisa digunakan untuk jalur selanjutnya,’’ kata Kabid Kurikulum, Pembinaan Bahasa dan Sastra Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Madiun Slamet Hariyadi, Selasa (8/6).

Hariyadi membeberkan, lulusan PAUD atau TK yang masuk SD tahun ini 2.679 siswa. Tersebar di 164 lembaga di kota ini. Sedangkan lulusan SD yang masuk SMP tahun ini 2.496 siswa. Mereka tersebar di 73 lembaga pendidikan di kota ini. ‘’Pengambilan PIN sekaligus validasi data,’’ terangnya.

Dalam proses pengambilan PIN dilakukan penentuan titik lokasi tempat tinggal siswa atau pointing. Guna mengukur jarak dengan sekolah yang akan dituju. PIN juga berisikan identitas siswa mulai nama terang, tempat tanggal lahir, hingga alamat. ‘’Syaratnya cukup kartu keluarga (KK), karena di situ ada identitas dan alamat lengkap,’’ lanjut Hariyadi.

Jika tempat tinggal tidak sesuai dengan KK, yang bersangkutan harus menambahkan surat keterangan domisili yang ditandatangani pihak kelurahan dan lima saksi di sekitar tempat tinggal. Surat itu dilampirkan bersama KK saat pengambilan PIN. Sehingga, titik pointing menggunakan alamat sesuai surat keterangan tersebut. ‘’Untuk koneksi kami koordinasi dengan diskominfo agar lancar. Alhamdulillah tidak ada kendala,’’ ucapnya. (kid/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button