features

Sanggar Seni Tandoer Madiun bikin kejutan. Dalam lomba berbalas pantun tingkat nasional, video karya mereka berhasil masuk 10 besar terbaik. Adalah Sumamik aktor di balik sukses tersebut.

SRI MULYANI, Jawa Pos Radar Madiun

Sarapan nasi pecel Madiun
Gurih renyah rempeyek kacangnya
Aduh, kangmas ayo lekas bangun
Usai salat Subuh waktunya bekerja

Paling enak ngopi tanpa gula
Eh, jangan lupa singkong rebusnya
Duhai, adik istriku tercinta
Kangmas bersedia untuk bekerja

PENGGALAN pantun itu dilantunkan empat orang –dua pria dan dua perempuan- berpakaian tradisional. Sementara, di belakang mereka sejumlah lelaki asyik mengiringi dengan instrumen masing-masing. Ada gitar, bass, cajon, hingga kolintang.

Mereka adalah tim Sanggar Seni Tandoer Madiun yang dinakhodai Sumamik. Aksi tersebut terekam dalam video berdurasi 4.59 menit di akun YouTube Balai Pustaka TV. Video itu masuk nominasi 10 terbaik lomba berbalas pantun yang digelar Balai Pustaka memperebutkan piala menteri BUMN.

Mamik –sapaan akrab Sumamik- tidak menyangka karyanya masuk nominasi 10 terbaik. Pasalnya, jumlah peserta yang mengikuti ajang tersebut mencapai 1.085. Apalagi, timnya hanya berlatih mendadak. ”Kami hanya latihan sekitar dua minggu. Kemudian rekaman dan mengirim videonya ke panitia,’’ ungkapnya.

Kata-kata dalam pantun itu mengandung makna bekerja harus dilandasi rasa senang, semangat, ikhlas, dan bersyukur. ”Apa pun hasilnya sudah bukan wilayah kita. Karena kewajiban manusia ikhtiar, Tuhan yang menentukan,” ujar pria 53 tahun itu.

Sanggar Seni Tandoer Madiun dirintis Mamik pada 2017 lalu. Selama ini sanggar tersebut terbilang produktif berkegiatan seni. Mulai seni rupa, musik, hingga teater. Saat ini anggotanya ada 10 orang dengan rentang usia 25-50 tahun. Pun mereka sudah tampil dalam berbagai event. Juga berkolaborasi sekaligus menularkan ilmunya kepada para pelajar.

”Intinya kami selalu berkegiatan seni,’’ kata Mamik. ‘’Kalau kata tandoer itu mengandung makna bahwa hidup itu ibarat nandur tanduran (menanam tanaman, Red). Jika yang ditanam baik, insya Allah hasilnya juga baik,” ujar warga Jalan Nias, Manguharjo, itu. * (isd/c1)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button