Pacitan

400 Berkas Pelamar CPNS Pacitan Tidak Memenuhi Syarat

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Ratusan pelamar calon pegawai negeri sipil (CPNS) Pemkab Pacitan harus gigit jari. Karena mereka dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) administrasi setelah berkasnya rampung diverifikasi.

Dari 5.459 CPNS yang mendaftar, sebanyak 400 orang di antaranya TMS. ‘’Hari ini (kemarin, Red) langsung kami publikasikan. Jadi, para pelamar bisa melihat langsung di laman yang telah ditentukan,’’ kata Kepala BKPPD Pacitan Supomo Senin (16/12).

Ada beberapa alasan mereka sengaja dinyatakan TMS. Seperti salah dalam mengunggah foto. Beberapa pelamar justru mengunggah foto mereka yang berlatar belakang alam dan selfie. Semestinya foto yang diunggah berlatar belakang merah dan formal. ‘’Ada juga yang foto rame-rame tapi di-crop pas bagian dirinya. Tentu karena tidak sesuai aturan, kami nyatakan gugur. Jumlahnya ada dua atau tiga orang,’’ ungkap mantan kepala disperindag itu.

Lalu, apakah pelamar TMS bisa memperbaiki berkasnya? Supomo menjelaskan, hanya pelamar yang diminta memperbaiki data yang bisa memanfaatkan masa sanggah. Sementara itu, pelamar yang menambahkan maupun mengurangi berkas tetap dinyatakan tidak lolos administrasi. ‘’Jadi, segera dilihat. Kalau memang yakin berkas sudah sesuai sementara dinyatakan TMS, bisa melakukan sanggahan. Kami berikan waktu dua hari. Pada 17–18 Desember,’’ terangnya.

Setelah masa sanggah selesai, selanjutnya seleksi CPNS masuk tahap tes kompetensi dasar (TKD). Pelaksanaan tes bakal digelar Februari mendatang. Khusus Pacitan, tes akan dilaksanakan di Unmuh Ponorogo. ‘’Nanti waktunya kami tunggu dari BKN. Termasuk waktu pasti tesnya nanti bagaimana. Karena jumlah yang memenuhi syarat cukup banyak, kami akan koordinasi juga dengan Pemkab Ponorogo,’’ paparnya.

Diakuinya, jumlah pelamar CPNS tahun ini memang membeludak. Sementara yang tersedia hanya 340 formasi. Formasi guru masih paling diminati. Terdapat 3.656 pelamar. Sedangkan, tenaga teknis ada 717 pelamar. Lalu, formasi kesehatan ada 686 pendaftar. ‘’Terdapat tiga formasi yang tidak ada pendaftar. Yaitu, dokter spesialis saraf, spesialis rehabilitasi medik, dan spesialis penyakit dalam,’’ terang Supomo. (gen/c1/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close