Madiun

387 Peserta Seleksi CPNS Pemkot Madiun Absen, 9 Positif Covid-19

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Peserta seleksi calon abdi negara Pemkot Madiun harap-harap cemas. Menyusul tuntasnya tahapan seleksi kemampuan dasar (SKD) calon pegawai negeri sipil (CPNS) Senin (20/9). Dari hasil seleksi itu dipilih tiga nilai tertinggi yang memenuhi passing grade di setiap formasi.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM (BKPSDM) Kota Madiun Haris Rahmanudin mengungkapkan, sebanyak 2.986 peserta seleksi CPNS memilih titik lokasi (tilok) SKD di Kota Madiun pada 14-20 September. Sedikitnya 387 peserta tidak hadir tanpa keterangan. ‘’Mereka yang tidak hadir tanpa pemberitahuan, otomatis dinyatakan gugur,’’ kata Haris, Selasa (21/9).

Data ketidakhadiran itu kumulatif selama tahapan SKD. Haris menaksir per hari per sesi ketidakhadiran 11-12 persen. Selain itu, ada sembilan peserta yang terpapar Covid-19. Mereka dijadwalkan ulang mengikuti SKD. Pelaksanaannya menyesuaikan berakhirnya isolasi atau setelah negatif Covid-19. ‘’Ada yang menyampaikan positif Covid-19 dibuktikan dari hasil swab test yang menyatakan terkonfirmasi,’’ ujarnya.

Pelaksanaan SKD peserta yang terpapar Covid-19 dijadwalkan di Kantor Regional (Kanreg) II BKN Jawa Timur. Atau dapat juga di kanreg daerah lain. Lokasi itu disesuaikan domisili peserta. Tahapan selanjutnya seleksi kemampuan bidang (SKB). Jadwal dan lokasi tes bakal diumumkan panitia seleksi daerah (panselda). ‘’Skor diketahui setelah yang bersangkutan mengikuti SKD. Jadi, peserta dapat melihat lolos tidaknya passing grade,’’ terangnya. (kid/c1/sat/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button