Madiun

35 Ton Beras untuk Warga Positif Korona

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Pagebluk korona yang tak kunjung sirna, bahkan kian menjadi-jadi, mengundang keprihatinan banyak pihak. Salah satunya, Yayasan Buddha Tzu Chi (BTC) dan Pengusaha Peduli NKRI. Sebagai bentuk kepedulian pada pasien terkonfirmasi Covid-19, bantuan 35 ton beras dan 70 ribu masker digelontorkan.

Bantuan untuk warga terdampak Covid-19 di Kota dan Kabupaten Madiun itu disalurkan melalui tiga pilar. Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan saat apel gelar pasukan gabungan Korem 081/DSJ Madiun di Stadion Wilis.

Perwakilan Pengusaha Peduli NKRI Richard Santoso mengungkapkan keprihatinannya pada pandemi yang berdampak pada berbagai sektor. Tidak hanya kesehatan, tapi juga ekonomi dan sosial. ‘’Ini bentuk dukungan kepada pemerintah, sekaligus ajakan untuk disiplin protokol kesehatan (prokes),’’ kata Richard, Jumat (25/6).

Danrem 081/DSJ Madiun Kolonel Inf Waris Ari Nugroho mengatakan, sasaran bantuan khusus bagi warga terkonfirmasi Covid-19. Harapannya dapat meringankan beban untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sedangkan distribusi masker sebagai ajakan sekaligus peringatan kepada masyarakat agar disiplin prokes. ‘’Mekanisme distribusi telah diatur. Termasuk siapa yang berhak menerima bantuan,’’ kata Waris usai memimpin apel.

Waris memastikan distribusi bantuan ke hilir mempertimbangkan prokes. Dibagikan door-to-door untuk menghindari kerumunan oleh tiga pilar di tingkat kelurahan dan desa. ‘’Sehingga, bantuan dipastikan tepat sasaran,’’ ujarnya.

Danrem menegaskan, masyarakat harus menjadi contoh di lingkungan masing-masing dalam disiplin prokes. Menurut dia, kelonggaran aktivitas sosial-ekonomi jika tidak dibarengi prokes dapat menjadi bumerang.

Apalagi, belakangan muncul korona varian baru dari India, Inggris, dan Afrika yang persebarannya lebih cepat ketimbang sebelum virus bermutasi. ‘’Harus ada kebiasaan baru dan dilakukan evaluasi terus-menerus,’’ tegasnya.

Wali Kota Madiun Maidi mengapresiasi kepedulian donatur di saat dibutuhkan masyarakat. Terutama, mereka yang menjalani karantina maupun isolasi mandiri lantaran terinfeksi virus korona. ‘’Banyak orang yang membutuhkan, tentunya bisa meringankan. Kepedulian seperti ini mudah-mudahan diikuti yang lain,’’ harap Maidi. (kid/c1/sat/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button