Pacitan

33 Warga Tambakrejo Positif Covid-19, Bupati Pacitan Panik

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Ledakan korona tak membuat Bupati Indrata Nur Bayuaji panik. Mengingat, lonjakan kasus di Tambakrejo bukan kali pertama terjadi di Pacitan. Preseden itu justru menjadi pelecut untuk kembali mengingatkan masyarakat akan pentingnya memperhatikan protokol kesehatan (prokes).

Aji –sapaan Indrata Nur Bayuaji- mulai menggencarkan koordinasi. Lintas instansi diminta menggiatkan kembali pembubaran kerumunan. Dia sadar bahwa mengedukasi masyarakat di akar rumput tak semudah membalik telapak tangan. ‘’Kita terus sadarkan peran masyarakat paling bawah. Jika kedisiplinan itu bertahan lama, tentu akan menjadi cara paling jitu mencegah sebaran korona,’’ ujarnya, Kamis (17/6).

Aji pun emoh melakukan gerakan serampangan, apalagi sifatnya seremonial belaka. Itu efeknya sesaat dan tak memberikan dampak signifikan. Jauh lebih efektif ketika setiap tokoh di lingkungan masyarakat menggencarkan edukasi. ‘’Kita perintahkan camat, Kades, dan RT membantu meningkatkan prokes. Gerakan dari bawah itu lebih efisien dan maksimal,’’ tegasnya.

Diketahui, 33 warga Tambakrejo terkonfirmasi korona. Secara bergelombang mereka dirujuk ke Wisma Atlet. Penularan massal itu diduga berasal dari pelanggaran prokes ketika menjenguk tetangga yang sedang sakit. (gen/c1/fin/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button