Madiun

32 Nyawa Warga Kecamatan Geger Terenggut Korona

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Kasus kematian Covid-19 di Kabupaten Madiun terus bertambah. Empat hari terakhir, terdapat delapan pasien meninggal akibat terenggut korona. ‘’Mulai Senin lalu (22/3) sampai hari ini (kemarin, Red) ada delapan pasien meninggal,’’ kata Jubir Satgas Covid-19 Kabupaten Madiun Mashudi.

Pasien positif Covid-19 meninggal pada Senin (22/3) adalah SC, 79, warga Desa Uteran, Geger, dan TN, 56, asal Sidorejo, Kebonsari. Seolah tak terbendung, terdapat dua kasus kematian saban hari selama tiga hari berikutnya.

Kebanyakan dari mereka tergolong sudah sepuh. Usia paling rendah dari delapan kematian yang terjadi selama empat hari itu adalah 56 tahun. ‘’Selain faktor usia, yang meninggal itu mayoritas karena komorbid atau punya penyakit penyerta,’’ terang Mashudi.

Pihaknya menyebut kematian terjadi menyeluruh di seluruh kecamatan. Yang tertinggi Geger dengan 32 kasus. Di bawahnya ada Mejayan dengan 19 kasus. (den/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button