LakalantasMejayan

Rosalia Indah Hantam Tangki Pupuk Cair

MEJAYAN – Pergantian sopir bus Rosalia Indah nopol AD 1401 DF berujung blunder. Alih-alih melaju lancar, bus antarkota antarprovinsi (AKAP) itu malah menumbur gandengan truk tangki nopol N 8675 UR yang parkir di Jalan Raya Surabaya–Madiun masuk Desa Purwosari, Wonoasri. Padahal, Bowo Trilaksono, 40, baru melajukan bus sejauh sekitar 2,5 kilometer sejak menggantikan tugas sopir awal di rumah makan Mejayan.

Akibatnya, kaki kiri warga Jalan Gilimanuk, Kelurahan/Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, itu patah. Dua penumpang bus juga menderita luka akibat insiden yang terjadi pada Sabtu malam (29/9) pukul 23.50 tersebut. Setyo Yudo Paryono, 53, mengalami patah tulang paha kanan, dan Nurmala, 43, luka ringan. Keduanya beralamatkan di Griya Permata Alam Kota Malang. ‘’Ganti sopir setelah berhenti istirahat di rumah makan,’’ kata Atik Purwanto, 40, salah seorang penumpang.

Atik menjelaskan, bus melaju dari arah timur. Sopir terus mengambil jalur kiri selepas keluar dari rumah makan. Kecepatannya diperkirakan sekitar 60 kilometer per jam. Menjelang tempat kejadian perkara (TKP), ada truk tangki sedang parkir dengan posisi agak ke tengah badan jalan.

Diduga tidak memperhatikan kondisi jalan, bukannya segera menghindar, Bowo tetap melaju lurus sebelum akhirnya bus yang dikemudikan menghantam buritan gandengan truk yang diketahui bermuatan pupuk cair itu. ‘’Sopir tidak mengerem,’’ ucap warga Purbalingga, Jawa Tengah, itu.

Sesaat setelah menabrak, puluhan penumpang berhamburan turun. Warga dan polisi yang memperoleh laporan segera mengevakuasi sopir dan korban luka. Mereka dibawa ke RSUD Caruban untuk menjalani perawatan. Sedangkan penumpang selamat melanjutkan perjalanan dengan bus lainnya.

Akibat kerasnya benturan, bagian depan bus malam rute Malang–Purwokerto yang mengangkut sekitar 20 penumpang itu ringsek. Sedangkan pupuk cair dari dalam tangki truk muncrat keluar. Belakangan diketahui alasan truk diparkir karena Yofi Gunawan, sopirnya yang warga Desa Tutul, Balung, Jember, sedang makan di warung. Kedua kendaraan nahas itu lantas dievakuasi ke pos polisi terdekat.

Kanitlaka Satlantas Polres Madiun Ipda Nanang Cahyono belum bisa memastikan penyebab laka lantas tersebut. Pihaknya perlu mendalami keterangan para saksi dan hasil olah TKP. Salah satunya posisi parkir truk yang memenuhi hampir separo badan jalan. ‘’Dugaannya ada unsur kelalaian dari sopir bus,’’ ujarnya. (cor/c1/isd)

 

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
               
         
close