Magetan

27 Warga Plumpung Diduga Keracunan Massal Ayam Bakar

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Acara buka bersama (bukber) di Masjid An Nur Plumpung, Plaosan, pada Selasa lalu (27/4) berujung petaka. Rabu (28/4) 27 warga dilarikan ke Puskesmas Plaosan dan Klinik Muhammadiyah Pacalan lantaran mengalami pusing dan muntah berak (muntaber). ‘’Dugaan sementara akibat keracunan massal saat bukber,’’ kata Kades Plumpung Jaelani Wahyudiarto.

Bukber di Masjid An Nur Selasa lalu diikuti hampir 100 orang dari RT 11, 12, dan 13 desa setempat. Acara itu rutin digelar sebagai sarana berkirim doa. Makanan yang disantap saat bukber dibeli swadaya oleh warga. ‘’Menunya berupa ayam bakar dan trancam (urap, Red), dimakan bersama saat berbuka,’’ terangnya.

Petaka muncul kemarin pagi. Satu per satu peserta bukber tumbang dengan keluhan serupa. Yakni, pusing dan muntaber. Mereka dilarikan ke dua fasilitas kesehatan (faskes) terdekat. Hingga pukul 19.00 kemarin, sudah 27 warga yang dirawat intensif. ‘’Kami khawatir korban terus bertambah, karena pesertanya hampir 100 orang, dewasa dan anak-anak,’’ sebut Jaelani.

Kepala Puskesmas Plaosan Siti Sumarni menyebut, puluhan warga Plumpung hingga kemarin masih dirawat inap. Mereka harus dipasangi slang infus untuk memulihkan kondisi fisiknya. Beberapa yang sudah membaik diperbolehkan pulang. Siti belum dapat memastikan apakah mereka keracunan makanan akibat bukber Selasa lalu. ‘’Karena belum dilakukan uji lab pada sampel makanan dan minuman yang dikonsumsi saat bukber,’’ katanya. (fat/c1/naz)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button