Pacitan

25 Kali Bencana, BPBD Pacitan Minta Masyarakat Siapkan Tas Darurat

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Puluhan kejadian bencana alam terjadi di Pacitan dalam dua bulan terakhir. Badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) setempat mencatat 25 peristiwa tanah longsor, puting beliung, dan tanah retak sejak Desember 2019. ‘’Dampak paling parah adalah puting beliung,’’ kata Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Pacitan Aswin Rikha Wijaya Kamis (16/1).

Aswin menyebut, lesus di Kecamatan Nawangan menyapu 19 rumah dan satu masjid. Di Kecamatan Kebonagung merusak atap sebuah sekolah. Sedangkan longsor dan tanah ambles terjadi di tujuh kecamatan. Yakni, Pacitan, Bandar, Punung, dan Arjosari. Juga Tegalombo, Tulakan, dan Nawangan. ‘’Pada 2 Januari ada lima kejadian puting beliung dan tanah longsor di Kecamatan Arjosari,’’ ujarnya.

Perihal ancaman, Nawangan terawan puting beliung. Sebab, daerah itu berada di dataran tinggi. Sedangkan potensi tinggi banjir adalah Arjosari dan Karanggede. ‘’Sejauh ini kecamatan yang belum terdampak bencana Donorojo, Pringkuku, Ngadirojo, dan Sudimoro. Semoga tetap aman,’’ harapnya.

Aswin mengimbau masyarakat di daerah rawan untuk waspada. Sekaligus menyiapkan tas darurat bencana. Tas tersebut untuk menyimpan barang berharga, beberapa setel pakaian, makanan tahan lama, dan kotak pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K). ‘’Ketika hujan lebat cari tempat yang aman,’’ imbuhnya. (mg2/c1/cor)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close