Madiun

236 Warga Terlacak Kontak Fisik dengan Pasien Positif Covid-19 asal Geger

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Ratusan warga Kabupaten Madiun sempat berkontak fisik dengan seorang pasien positif korona asal Desa/Kecamatan Geger. Hasil pelacakan atau tracing yang dilakukan dinas kesehatan (dinkes) setempat per Selasa (7/4). ‘’Ada 236 orang,’’ kata Mashudi, juru bicara posko percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Madiun.

Mashudi menyatakan, ratusan warga itu tengah menjalani isolasi mandiri selama 14 hari. Mereka diminta mengenakan masker dan segera menghubungi tim medis bila mengalami penurunan kesehatan. Beberapa warga ada yang sudah menyelesaikan karantina di rumah. ‘’Sampai sekarang belum ada informasi masuk mengenai keluhan sakit dari sejumlah warga itu,’’ ujarnya.

Ratusan warga tersebut terlacak dari lima titik. Perinciannya, 185 warga ikut kegiatan istighotsah di masjid desa setempat dan 36 warga saat pelantikan badan permusyawaratan desa (BPD) di balai desa (selengkapnya lihat grafis). ‘’Mereka diwanti-wanti untuk mematuhi saran dari petugas medis,’’ terangnya.

Mashudi kurang tahu bagaimana teknis pengawasan kepatuhan. Urusan itu ranahnya dinkes. Sementara, dinkes mencatat lima pasien dalam pengawasan (PDP). Ada penambahan satu orang dari Kecamatan Kebonsari. Sedangkan orang dalam pemantauan (ODP) ada 144 dan orang dengan risiko (ODR) sebanyak 401. Pendataan tersebut terhitung Senin lalu (6/4). ‘’Satu pasien positif,’’ ungkapnya. (den/c1/cor)

Baca Lagi

Berita Terkait

One Comment

  1. Mohon di koreksi terkait berita 236 orang kontak dengan pasien Psitif Covid. Mungkin bukan dengan KUA Geger ya. Tapi dengan KUA Dagangan sesuai keterangan di bawah gambar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close