Magetan

23 Sekolah di Magetan Digelontor Rp 12,3 Miliar, SMPN 4 Magetan Dapat Jatah Terbanyak

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Perbaikan infrastruktur sekolah dipastikan dapat digeber tahun ini. Pemkab dijatah dana alokasi khusus (DAK) oleh pusat sebesar Rp 12,3 miliar untuk merehab SD dan SMP negeri. Dari puluhan lembaga, SMPN 4 Magetan mendapat alokasi terbanyak. ‘’Dana yang dialokasikan sesuai kerusakan yang dilaporkan,’’ kata Kabid Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Suroso, Sabtu (19/6).

Perinciannya, ada 15 SMPN dan delapan SDN yang mendapat jatah anggaran rehab menggunakan DAK. Tingkat kerusakan di 23 sekolah itu berbeda. Mulai rusak ringan hingga berat. Suroso menyebut, ke-23 sekolah melaporkan kerusakan di ruang kelas, ruang guru, ruang tata usaha, perpustakaan, sampai laboratorium. ‘’Dari usulan sekolah, kementerian yang menilai dan memutuskan,’’ ujarnya.

Alokasi dana perbaikan untuk SMP paling besar. Mencapai Rp 9,5 miliar. Sedangkan untuk SD hanya Rp 2,8 miliar. Mayoritas sekolah mendapat jatah ratusan juta rupiah saja. Terendah SDN 1 Selosari yang hanya dijatah anggaran Rp 239,6 juta untuk memperbaiki ruang kelas sekolah di Kecamatan Kawedanan itu.

SMPN 4 Magetan masuk pengecualian. Sekolah yang dikepalai Agus Sunadi itu mendapat jatah Rp 1,1 miliar. Paling besar dibandingkan sekolah lain. Dana tersebut rencananya digunakan untuk merehab ruang kelas, ruang guru, dan laboratorium IPA. Menurut Suroso, besar kecil anggaran yang diterima tergantung usulan dan kerusakan yang dilaporkan sekolah. ‘’DAK tidak terkena refocusing, sehingga perbaikan tetap bisa dilaksanakan,’’ pungkasnya. (fat/c1/naz/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button