Ngawi

229 Anak di Ngawi Jadi Yatim Piatu, Orang Tua Meninggal karena Covid-19

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Sebanyak 229 anak di Ngawi tak akan lagi merasakan kasih sayang orang tua kandung mereka lagi. Itu setelah bapak dan ibunya meninggal akibat paparan Covid-19. Data tersebut dicatat dinas pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, dan keluarga berencana (DP3AKB) terhitung sejak Januari–Juli 2021. ‘’Kalau tahun lalu tidak ada,’’ kata Kabid Perlindungan Anak dan Tumbuh Kembang Anak DP3AKB Ngawi Heri Suprapto, Sabtu (14/8).

Heri menyebut, ratusan yatim piatu itu bakal diberi pendampingan psikososial. Namun, bentuk konkretnya masih menunggu petunjuk dari Pemprov Jawa Timur. ‘’Rencana sosialisasi dilakukan Rabu nanti (18/8),’’ ujarnya.

Dia berharap pendampingan psikososial dilakukan lintas sektoral. Bukan hanya lembaganya, melainkan juga melibatkan dinas sosial (dinsos), dinas pendidikan (dindik), dan dinas kesehatan (dinkes). ‘’Kami akan mengoordinasikannya,’’ ucapnya. (odi/c1/cor/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button