Mejayan

22 Ribu Jiwa Warga Kabupaten Madiun Miskin Ekstrem

MEJAYAN, Jawa Pos Radar Caruban – Kabupaten Madiun belum lepas dari angka kemiskinan ekstrem (AKE). Fakta ini menjadi perhatian khusus pemkab setempat. Sejumlah formula disiapkan untuk mengatasinya. ‘’Sesuai target nasional, angka kemiskinan ekstrem nol persen pada 2030 nanti,’’ kata Wakil Bupati (Wabup) Madiun Hari Wuryanto, Rabu (29/9).

Menurut Hariwur, sapaan Wabup, AKE Kabupaten Madiun masih di bawah nasional. AKE nasional sekitar lima persen, sedangkan Kabupaten Madiun tiga persen. Atau, berdasarkan hasil sensus penduduk (SP) 2020, sekitar 22 ribu dari total 744 ribu jiwa lebih penduduk kabupaten ini miskin ekstrem.

Kondisi seperti itu, lanjut Hariwur yang juga ketua Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Kabupaten Madiun, perlu mendapat perhatian lebih dan kerja sama semua pihak. Mengenolkan AKE bukan perkara gampang. Bahkan, target skala nasional butuh waktu nyaris satu dekade.

Untuk itu, Pemkab Madiun enggan buru-buru menentukan strategi mengatasi AKE. Tujuannya, agar langkah yang bakal diambil tepat sasaran. ‘’Selain kerja sama semua pihak, data yang betul-betul valid amat penting. Kemudian, kita cari solusi yang tepat sehingga mulai 2022 sampai 2030 nanti bisa nol persen,’’ ujar Hariwur. (den/c1/sat/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button