Ngawi

22 Napi Lapas Kelas II B Ngawi Bebas Lebih Cepat

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Puluhan narapidana (napi) Lapas Ngawi bebas lebih cepat. Mereka menghirup udara segar setelah mendapat asimilasi dan integarasi seiring adanya pandemi Covid-19. ‘’Total ada 22 yang bebas. Dua di antaranya perempuan,’’ kata Kasi Binadik Lapas Kelas II B Ngawi Deni Kamiswara Kamis (2/4).

Deni menjelaskan, meski sudah keluar dari lapas, puluhan napi itu masih dalam pengawasan dan wajib melapor ke lapas di daerah asal masing-masing. ‘’Pembebasan ini merupakan bentuk tindak lanjut keputusan menteri,’’ tuturnya.

Dia mengatakan, pembebasan puluhan napi itu merujuk pada Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 10 Tahun 2020 dan Keputusan Menteri Hukum dan HAM Nomor M.HH-19.PK/01.04.04 tentang Pengeluaran dan Pembebasan Narapidana dan Anak melalui Asimilasi dan Integrasi dalam Rangka Pencegahan dan Penanggulangan Penyebaran Covid-19.

Deni menjelaskan, napi dewasa yang mendapat asimilasi minimal telah menjalani dua pertiga masa hukuman. Sedangkan napi anak sudah melakoni hukuman setidaknya separo masa pidana. ‘’Jadi, kalau belum menjalani masa pidana ya tidak dapat asimilasi,’’ ujarnya.

Dia menambahkan, untuk menjaga kesehatan, para napi yang masih menjalani hukuman di lapas setiap hari wajib senam pagi dan berjemur. Pun, asupan makanan lebih diperhatikan serta rutin melakukan penyemprotan disinfektan. ‘’Mereka juga mendapat tambahan vitamin untuk menjaga daya tahan tubuh,’’ imbuhnya.

Rohman, salah seorang napi yang mendapat asimilasi, mengaku bersyukur bisa bebas lebih awal. Sebelumnya dia divonis tujuh bulan penjara akibat tersandung perkara perjudian. ‘’Saya sudah menjalani masa tahanan empat bulan,’’ ungkapnya. (mg1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close