Mejayan

21 Kasus Positif Covid-19, Terbanyak Kedua di Madiun Raya

MEJAYAN, Jawa Pos Radar Caruban – Kasus positif Covid-19 di Kabupaten Madiun meroket. Jumat (15/5) terkonfirmasi enam pasien baru hingga membuat kasusnya menjadi 21 dari sebelumnya 15.

Penambahan itu merupakan yang tertinggi dalam sehari sejak kasus pertama ditemukan 31 Maret lalu. Peningkatan terbanyak sebelumnya empat pasien pada 5 Mei. ‘’Hari ini (kemarin, Red) ada tambahan enam kasus positif dari klaster salah satu pondok pesantren di Magetan (Temboro, Red),’’ kata Bupati Madiun Ahmad Dawami dalam pers rilisnya.

Puluhan kasus positif ini seolah menjadi alarm untuk semakin meningkatkan kewaspadaan. Berdasar laman Covid-19 Pemprov Jawa Timur per pukul 19.00 kemarin, kasus Kabupaten Madiun adalah terbanyak kedua di Madiun Raya. Berada di bawah Magetan dengan 53 kasus. Empat daerah lainnya, Ponorogo (13 kasus), Pacitan (9 kasus), Ngawi (6 kasus), dan Kota Madiun (2 kasus).

Enam pasien korona baru itu berasal dari dua kecamatan. Empat di antaranya Desa Kedondong, Kebonsari. Sedangkan dua lainnya Desa/Kecamatan Dagangan. Penambahan itu membuat Kebonsari menjadi wilayah dengan jumlah kasus terbanyak dengan tujuh pasien –dua di antaranya sembuh.

Kaji Mbing, sapaan bupati, mengungkapkan, hanya satu pasien murni klaster ponpes Temboro dari penambahan kali ini. Sementara lima lainnya tertular dari pasien positif ponpes itu. Mereka temuan hasil pelacakan kontak fisik dengan pasien positif. ‘’Saat ini kami masih terus melakukan tracing. Mencari orang-orang yang dimungkinkan positif,’’ paparnya.

Dia menyebut, tim gugus tugas percepatan penanganan (GTPP) Covid-19 menemui kendala dalam melakukan pelacakan. Sejumlah orang yang sempat berkontak fisik dengan pasien positif ditengarai aktif keluar-masuk lingkungan. Padahal semestinya melakukan isolasi mandiri. ‘’Mari semuanya berdoa agar virus korona segera dicabut dari Kabupaten Madiun,’’ ajaknya seraya meminta masyarakat lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan. (den/c1/cor)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close