Madiun

21 Desa di Enam Kecamatan, Kabupaten Madiun Terdampak Banjir

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Rentetan bencana hidrometeorologi silih berganti menghujam Kabupaten Madiun. Pihak BPBD setempat melaporkan terdapat 21 desa di enam kecamatan terdampak banjir pasca hujan deras yang mengguyur pada Rabu malam lalu (14/4). Akibat musibah itu puluhan warga di empat desa terpaksa harus mengungsi.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Madiun Muhamad Zahrowi mengungkapkan amuk air bah kali pertama terjadi di Kecamatan Saradan. Enam desa terdampak. Yakni, Desa Sugihwaras, Sidorejo, Klumutan, Sukorejo, Bajulan, dan Bener. Dampak banjir terparah di Desa Sidorejo. Sedikitnya 33 rumah warga di desa tersebut terendam hingga ketinggian sekitar 30 sentimeter. Sementara, ketinggian air yang menutup akses jalan di Desa Bener mencapai 80 sentimeter. ‘’Di wilayah Saradan, sebagian titik sudah surut,’’ urainya.

Tak berselang lama kemudian giliran tiga kecamatan lain di bawahnya diterjang air bah. Yakni, Kecamatan Mejayan, Pilangkenceng, dan Balerejo. Dampaknya, sejumlah rumah warga terendam hingga terputusnya akses jalan. ‘’Selain banjir, tanah longsor dan tanggul sungai ambrol juga terjadi di wilayah Kecamatan Wonoasri dan Dagangan. Luapan juga sempat terjadi di wilayah Kecamatan Wungu,’’ papar Rowi. (den/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button