Advertorial

207 Peserta PPG Unipma Ikuti Wisuda Daring

Guru Generasi Baru, Dituntut Lebih Profesional

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Wisuda daring kembali digelar Universitas PGRI Madiun (Unipma), Sabtu (27/2) lalu. Kali ini sebanyak 207 peserta program Pendidikan Profesi Guru (PPG) mengikuti prosesi di gedung Graha Cendekia Unipma secara daring. Dari jumlah tersebut, hanya 20 wisudawan yang mendapat kesempatan mengikuti wisuda secara luring (langsung). Puluhan peserta wisudawan ini merupakan perwakilan dari empat program studi (prodi). Yakni, prodi Bimbingan dan Konseling, Bahasa Indonesia, Akuntansi dan Keuangan serta prodi Matematika.

Wisuda yang berlangsung sejak Sabtu pagi tersebut dipimpin Rektor Unipma Prof. Dr.H.Parji, M.Pd. Dalam sambutannya, Parji memiliki harapan besar terhadap 207 wisudawan tersebut. Menurutnya, mereka adalah guru generasi baru di masa depan. Sehingga mereka yang telah menyelesaikan program PPG ini semakin meningkat profesionalismenya dan mutu keilmuannya. ‘’PPG ini bisa menjadi pematik agar pendidik di Indonesia, khususnya di Madiun semakin profesional dalam menjalankan tugas mulianya,’’ jelas Parji.

Kata Parji, persentasi kelulusan PPG di Unipma cukup tinggi. Yakni sebesar 65,93 persen, ini menjadi Unipma berada di peringkat 19 dari 61 perguruan tinggi yang menyelengarakan program PPG di seluruh Indonesia. Program ini pun cukup penting karena mampu mendongkrak kredibilitas kampus. Tidak semua kampus mendapatkan kesempatan menyelenggarakan PPG. ‘’Bagi guru, program ini penting untuk bisa mendapatkan sertifikasi,’’ paparnya.

Seleksi peserta PPG Unipma dilakukan pemerintah pusat. Mereka yang terdaftar menjalani PPG akan mengikuti pendidikan selama satu tahun. Peserta PPG akan mendapat materi khusus mengenai kompetensi seorang guru. ‘’Karena masih pandemi, materi yang disampaikan harus dilakukan secara daring. Para peserta pun mau tidak mau harus menggunakan teknologi agar bisa mengikuti kuliah. Materi maupun kurikulum kuliah berasal dari pusat,’’ katanya.

Di sisi lain, perkembangan dan pertumbuhan Unipma sangat signifikan. Dari tahun ke tahun, banyak prestasi yang berhasil diraih perguruan tinggi bergengsi di Kota Madiun ini. Seperti menduduki posisi 86 dari 571 universitas di Indonesia. Bahkan untuk peringkat kemahasiswaan, Unipma menempati urutan ke-48 dari total 4.700 perguruan tinggi negeri dan swasta se Indonesia. ‘’Tentunya hal ini menjadi prestasi yang patut dibanggakan, karena sebagai universitas swasta yang berada di daerah, Unipma mampu berada di peringkat 100 besar,’’ pungkasnya.(afi/aan/adv)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button