Advertorial

2021, Tahun Transformasi Bukopin Baru

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Proses transformasi yang telah berjalan sejak September tahun lalu konsisten dilanjutkan oleh Bank Bukopin pada 2021. Direktur Utama Bank Bukopin Rivan Purwantono mengatakan hal itu bertujuan untuk menjaga dukungan pemegang saham, kepercayaan nasabah, serta memberikan confident level yang tinggi dalam meyakinkan masyarakat pada tahun ini.

Sementara itu perihal hasil putusan gugatan Bosowa Corporindo terhadap OJK mengenai Keputusan Dewan Komisioner (KDK) Nomor 64/KDK.03/2020 di PTUN, Rivan menyatakan menghormati vonis yang disampaikan majelis hakim tersebut. “Kami menghormati putusan PTUN. Sejak awal kami selalu berkoordinasi dengan OJK dan kuasa hukum. Senada dengan OJK, maka kami juga akan melanjutkan banding,” katanya.

Rivan memastikan putusan itu tidak sampai mengganggu operasional Bank Bukopin. Dia menegaskan operasional perbankan tetap berjalan seperti biasanya dan tidak ada perubahan di kepemilikan saham Bank Bukopin. “Sampai dengan saat ini komposisi saham masih sama, dengan KB Kookmin Bank sebagai Pemegang Saham Pengendali dengan kepemilikan 67 persen. Selain itu, masih ada kepemilikan (saham) Negara RI sebesar 3,18 persen,” terangnya.
Terkait hal tersebut, Rivan mengaku sudah menerima salinan peraturan pemerintah (PP) 77/2020 tentang perubahan struktur kepemilikan saham negara melalui penerbitan dan penjualan saham baru PT Bank Bukopin Tbk yang diterbitkan pada 29 Desember 2020.

Adapun harga saham Bank Bukopin bertahap naik sejak aksi korporasi tersebut dituntaskan pada awal September 2020. Hingga pekan kedua Januari 2021, saham perseroan mencapai harga tertinggi di Rp 845. Sebelum kemudian bertahap terkoreksi sesuai dinamika pasar saham. “Ini adalah bukti naiknya kepercayaan publik dan investor. Kami sangat mengapresiasi positif akan hal ini,” terang Rivan.
Sebagai bentuk komitmen terhadap proses transformasi tersebut, Rivan menjelaskan bahwa Bukopin telah menetapkan strategi dan arah haluan baru bagi perseroan yang sejalan dengan misi KB. Yakni membesarkan bank dengan mayoritas bisnis di segmen retail.

“KB Kookmin Bank sangat serius dalam mendukung perbaikan fundamental Bukopin. Dan, hal ini ditanggapi baik oleh masyarakat. Untuk itu kami bersyukur dan menjadi penyemangat guna tetap melanjutkan transformasi di tengah pandemi,” jelas Rivan.

Terkait proses rebranding, Corporate Secretary Bank Bukopin Meliawati menambahkan, bahwa proses tetap berjalan sesuai dengan rencana. “Sejak disetujui RUPS pada 22 Desember 2020, serta kemudian diikuti persetujuan Kemenkumham RI atas rencana perubahan nama perseroan, kami terus melanjutkan proses rebranding. Saat ini dokumen permohonan persetujuan proses tersebut sedang ditelaah oleh OJK,” terangnya.
Sementara soal kepemilikan saham, Melawati mengungkapkan terdapat kenaikan jumlah pemegang saham ritel. “Hal ini menjadi bukti meningkatnya kepercayaan terhadap Bukopin dan KB sebagai PSP. Yang mana jumlah pemegang saham ritel pada Desember 2020 naik hingga 3 kali lipat. Saya berharap kepercayaan ini dapat kami jaga untuk jangka panjang,” ujarnya. (don/her/adv)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button