Madiun

2 Pekerja Migran Dikarantina, 5 Dipulangkan ke Daerahnya

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Tujuh pekerja migran dari Brunei Darussalam menginjakkan kaki di Terminal Tipe A (TTA) Purboyo, Kota Madiun, Minggu malam (17/5). Dua di antaranya dari Kota Madiun, 1 Kabupaten Madiun, dan 4 dari Magetan.

Tim Gugus Tugas Percepatan Pencegahan Penanggulangan (TGTPPP) Covid-19 Kota Madiun siaga 2 jam lebih awal sebelum rombongan itu tiba pukul 20.00 dari Bandara Juanda, Surabaya. Sesampainya di TTA Purboyo, rombongan dari Negara Petro Dollar itu langsung disterilkan.

Kapolres Madiun Kota AKBP Raden Bobby Aria Prakasa menuturkan, tujuh pekerja migran itu diarahkan cuci tangan lalu memasuki bilik sterilisasi untuk mendapat giliran pendataan dan pengecekan kesehatan. Setiap barang bawaan ikut disterilkan. ‘’Cek suhu normal. Tidak ada yang melebihi 38 derajat,’’ terangnya.

Khusus dua pekerja migran dari Kota Madiun tak diperbolehkan langsung pulang ke rumahnya. Keduanya menjalani karantina di Gor Wilis. ‘’Keduanya juga akan diambil swab-nya,’’ lanjut kapolres.

Fungsional Pengantar Kerja Disnaker Kota Madiun Hengky Wahyu Setyo menguraikan, dua pekerja migran itu masing-masingnya warga Kelurahan Madiun Lor dan Kelurahan Manguharjo. ‘’Mereka telah habis masa kontraknya setelah masing-masingnya bekerja 2 dan 6 tahun di hotel dan restoran,’’ katanya.

Sejak Januari hingga sekarang, pekerja migran yang telah pulang sebanyak 27 orang. Mereka berasal dari Brunei Darussalam, Hongkong, Taiwan, dan terbanyak dari Malaysia. ‘’Masih akan ada pemulangan secara bertahap hingga beberapa pekan ke depan. Termasuk pemulangan pekerja migran dari Korea dan Jepang,’’ terangnya. (mg3/c1/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

?php /** * The template for displaying the footer * */ defined( 'ABSPATH' ) || exit; // Exit if accessed directly do_action( 'TieLabs/after_main_content' ); TIELABS_HELPER::get_template_part( 'templates/footer' ); ?>
Close
               
         
close