Ngawi

2 Pekan Jelang Lebaran Transaksi Masih Sepi, Pedagang Pakaian Lesu

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Momen Lebaran selama ini menjadi kesempatan bagi para pedagang pakaian untuk meraup untung. Namun, tahun ini kondisinya berbeda. Dua pekan menjelang Idul Fitri transaksi masih sepi. ‘’Biasanya tiga minggu sebelum Lebaran mulai ramai,‘’ kata Lailatul Fitroh, pedagang pakaian di Pasar Besar Ngawi (PBN), Minggu (10/5).

Dia menyebut, pandemi Covid-19 menjadi biang sepinya pembeli kali ini. Apalagi, pemerintah memberlakukan larangan mudik. ‘’Padahal, biasanya dua minggu sebelum Lebaran kewalahan melayani pembeli,’’ ungkapnya.

Fitroh mengaku tak berani untuk mengambil stok pakaian terlalu banyak karena khawatir tidak laku. ‘’Biasanya menjelang Lebaran menyiapkan stok dua kali lipat. Sekarang ada yang datang ke kios saja sudah bersyukur,’’ tuturnya.

Menurut dia, pandemi Covid-19 mengubah perilaku konsumen. Mereka menjadikan pakaian komoditas ke sekian setelah kebutuhan pokok. ‘’Hanya satu dua orang yang beli, itu pun kebanyakan membelikan baju anak,’’ paparnya.

Hal senada dilontarkan Iistiatun, pedagang pakaian lainnya. Dia menyebut, transaksi menjelang Lebaran kali ini jauh menurun dibanding momen serupa tahun lalu. ‘’Sehari paling banyak hanya terjual lima potong pakaian. Sering juga seharian tidak laku sama sekali,’’ ungkapnya. (mg1/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close