Madiun

2.650 Pelaku Usaha Mikro Ngebet Dapat BPUM

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Program BPUM yang digulirkan pemerintah membuat tergiur banyak pelaku usaha mikro di Kota Madiun. Sampai dengan Jumat (23/4), tercatat sudah ada 2.650 pendaftar. Mereka berasal dari 27 kelurahan. Jumlah tersebut diperkirakan masih akan terus bertambah. Karena pendaftaran susulan akan dibuka kembali pada 26–28 April untuk semua kecamatan.

Kabid Koperasi dan Usaha Mikro Disnaker-KUKM Kota Madiun Maryanto mengatakan, kesempatan itu diberikan kepada pelaku UKM yang belum sempat mendaftar. ‘’Kuotanya (pendaftar) tidak terbatas. Tapi, jumlah penerima BPUM 2021 ditentukan pusat ada 12,7 juta UKM,’’ katanya, Sabtu (24/4).

Diakuinya, pendaftar program BPUM membeludak. Rata-rata per hari ada sekitar 250 pemohon. Puncaknya antrean pendaftar terjadi kemarin. Maryanto menyebut terdapat 400 orang pendaftar program BPUM di kantornya. Mereka berasal dari Kelurahan Mojorejo, Kejuron dan Pandean. ‘’Jika ada pelaku UKM yang belum mendaftar akan dilakukan susulan per kecamatan mulai dari Kartoharjo (26/4), Manguharjo (27/4), dan Taman (28/4),’’ terangnya.

Maryanto menuturkan, kewenangan disnaker-KUKM hanya sebatas memfasilitasi pendaftaran BPUM dan mengusulkan ke kementerian koperasi dan UKM. Sehingga, semua berpeluang memperoleh BPUM. Tapi, khusus tahun ini diprioritaskan bagi mereka yang belum menerima BPUM 2020. ‘’Untuk kepastian dapat atau tidaknya semua tergantung dari kementerian,’’ ujarnya. (her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button