Madiun

1,7 Persen Pelajar di Kota Madiun Pilih Belajar Daring

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Ternyata tidak semua wali murid setuju dengan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas. Tidak terkecuali orang tua siswa yang bersekolah di bawah naungan Kemenag Kota Madiun. Sekitar 1,7 persen murid tujuh lembaga raudhatul athfal (RA) di daerah setempat masih condong ke pembelajaran daring. ‘’Angka itu (1,7 persen, Red) diperoleh dari pengisian link sebelum pelaksanaan PTM,’’ kata Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Kota Madiun Agus Burhani, Minggu (10/10).

Kendati demikian, Agus tidak mengetahui dengan pasti alasan para wali murid yang tidak mengizinkan anaknya mengikuti PTM itu. ‘’Untuk yang tidak setuju PTM tetap mengikuti pembelajaran daring secara full,’’ tuturnya.

Dia menjelaskan, pelaksanaan PTM terbatas di jenjang RA dibatasi 50 persen dari kapasitas. Pun, masing-masing sekolah menyediakan sarana protokol kesehatan seperti ruang UKS, tempat cuci tangan, thermogun, dan obat-obatan. ‘’Jika biasanya siswa ditunggui orang tuanya, sekarang tidak boleh,’’ ujarnya. (tr1/c1/isd/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button