Pacitan

15 Pasutri Bersanding di ”Pelaminan” Pilkades

PILKADES serentak di Pacitan Senin (14/10) diwarnai 16 pasangan suami-istri (pasutri) yang bertarung memperebutkan kursi kepala desa. Terbanyak di Kecamatan Donorojo dan Kebonagung. Masing-masing empat desa. Lainnya di Kecamatan Pringkuku, Punung, Tegalombo, dan Ngadirojo, Pacitan. Masing-masing di satu desa.

Kasubag Pembinaan Wilayah Bagian Pemerintahan Setkab Pacitan Mochamad Chusnul Faozi mengatakan, kursi kepala desa tidak selamanya diminati warga. Banyak faktornya. Mulai tidak siap mengemban tanggung jawab, hingga sudah nyaman dengan profesinya. ‘’Ini kearifan lokal. Tidak selalu jabatan kepala desa menggiurkan,’’ katanya.

Sesuai Permendagri 112/2014, syarat minimal harus ada dua bakal calon kepala desa (bacakades) untuk bisa digelar pilkades. Sedangkan hingga dibuka pendaftaran ulang, syarat tidak terpenuhi. Opsinya, pasutri pun sama-sama macung. Ada juga yang bapak-anak. ‘’Nggak masalah. Syaratnya WNI, siapa saja boleh,’’ ujarnya.

Salah seorang cakades yang bertarung dengan pasangannya adalah Pipit Handoko. Cakades Karanganyar, Kebonagung, tersebut sebenarnya berharap ada bacakades lain yang bersaing dengannya. Namun, hingga pendaftaran ditutup, tidak ada yang muncul. Sehingga, pihaknya harus mencarikan calon lain. ‘’Orang lain dan teman tidak mau, akhirnya istri jadi calon pesaing saya,’’ beber suami Dewi Nawangsari ini.

Bahkan, duduk di ”pelaminan” pilkades ini sudah dua kali dialami. Kali pertama pada pilkades sebelumnya yang menjadikannya kades petahana. Tidak heran jika istrinya tidak terkejut. Istrinya pun tidak ada niat macung kades. Hanya, Pipit dan Dewi tidak memiliki pilihan lain. Dia tidak keberatan jika tahun ini istrinya menang. ‘’Andai nanti istri saya yang jadi, saya pun siap,’’ ucapnya.

Sementara itu, sejumlah panitia pilkades memiliki berbagai cara untuk mendongkrak partisipasi pemilih. Di Desa Karanganyar ini, dibagikan sejumlah doorprize menarik. Mulai sembako, alat dapur, barang elektronik, hingga pupuk. Sedangkan panitia Pilkades Sedeng menyediakan bakso gratis bagi pemilih. Pedagang bakso setempat menyiapkan 2.300 porsi. Sementara di panitia Pilkades Sambong menyewa 10 truk untuk antar-jemput pemilih. Sebab, jarak rumah warga dengan TPS lumayan jauh. (odi/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button