KriminalitasMadiun

14,24 Gram Sabu-Sabu Gagal Edar

Polisi Bekuk Pengedar dan Dua Pemakai dalam Sebulan

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Peredaran narkoba makin masif di Kabupaten Madiun. Terbukti, dalam sebulan terakhir Satreskoba Polres Madiun berhasil membekuk seorang pengedar dan dua pemakai sabu-sabu (SS) dengan barang bukti (BB) total seberat 15,24 gram.

Ketiga tersangka itu masing-masing Septian Navy Putra, Cundoko Seno Prasetyo, dan Heri Subagiyo. Mereka dibekuk di tempat dan waktu terpisah. Septian yang merupakan warga Jalan Kelapa Manis, Kelurahan Manisrejo, Kecamatan Taman, Kota Madiun, ditangkap pada Rabu (19/2). Pemuda 22 tahun itu dibekuk petugas dengan sistem “ranjau” di depan sebuah minimarket Desa Jatisari, Kecamatan Geger.

Dari tangan pemuda pengangguran itu, petugas mendapati BB sabu total seberat 14,24 gram. ‘’Saat ditangkap pertama itu ditemukan 0,42 gram sabu dalam bungkus rokok yang ditaruh di bawah tiang listrik,’’ kata Kapolres Madiun AKBP Eddwi Kurniyanto saat press release di mapolres Selasa (25/2).

Tak cukup sampai di situ, petugas lantas memeriksa seluruh barang bawaan Septian. Termasuk isi dalam tas pinggangnya. Hasilnya, ditemukan SS yang dibungkus dalam dua plastik klip. Masing-masing seberat 3,70 gram dan 10,12 gram.

Petugas juga menyita telepon genggam, kartu ATM, timbangan elektronik, satu pak plastik klip, dan sejumlah sedotan dari tangan pelaku. Seluruh barang tersebut, termasuk sepeda motor Yamaha Fino AE 3625 HQ, diduga dipakai Septian untuk mengedarkan bubuk methamphetamine itu ke masyarakat. ‘’Mengenai dari mana sabu-sabu didapatkan, masih dilakukan pengembangan dan penyelidikan lebih lanjut,’’ ujar mantan kapolres Probolinggo tersebut.

Sepekan sebelumnya (11/2), petugas lebih dulu menangkap Cundoko Seno Prasetyo. Warga Kelurahan/Kecamatan Mejayan tersebut diringkus karena kepemilikan 0,69 gram SS. Pria 43 tahun itu dibekuk di barber shop tempat dirinya bekerja yang ada di Mejayan. ‘’Tersangka mengaku membeli secara ranjau. Dia mengonsumsi sabu-sabu dengan alasan menambah stamina untuk bekerja,’’ terang Eddwi.

Sebelumnya, pada Jumat lalu (24/1) Heri Subagiyo, 44, warga Kelurahan Oro-oro Ombo, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun, ditangkap petugas karena mengantongi 0,31 gram SS. Pria yang bekerja sebagai pelayan rumah makan itu dibekuk di pinggir jalan Desa Sidorejo, Kecamatan Wungu. ‘’Tiga tersangka itu bukan merupakan satu jaringan. Tapi, satu tersangka murni penyelidikan, dua lainnya dari informasi masyarakat,’’ jelas Eddwi. (den/c1/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close