Ngawi

124 Dispensasi Nikah di Ngawi, 70 Persen Alasannya karena Si Perempuan Hamil Duluan

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Kasus pernikahan dini akibat hamil duluan marak terjadi di Ngawi. Sepanjang Januari hingga Juli 2021, Pengadilan Agama (PA) Ngawi telah menerima 124 permohonan dispensasi nikah. Latar belakang pasangan perempuan telah berbadan dua paling mendominasi. ‘’Datanya tidak terklasifikasi, tapi sekitar 70 persen pasangan muda minta dispensasi kawin karena married by accident (MBA),’’ kata Panitera Muda Gugatan PA Ngawi Hidayat Murjito, Jumat (23/7).

Hidayat menyebut, permohonan dispensasi faktor MBA harus segera ditindaklanjuti. Sebab, anak yang dikandung perlu mendapat kepastian hukum siapa orang tuanya. Pihaknya menghindari ketidakjelasan status bapak yang kelak disandang anak. ‘’Kalau belum jelas akan menjadi beban bagi anak. Baik dalam catatan kependudukan maupun perwalian,’’ ujarnya.

Menurut Hidayat, ada tiga faktor yang melatarbelakangi hamil di luar nikah. Pertama, kurangnya perhatian dari anggota keluarga. Lalu, lingkungan tempat tinggal yang cenderung permisif alias memberikan kebebasan. Terakhir, minimnya edukasi seksualitas di kalangan remaja. ‘’Masyarakat punya peran penting mencegah pernikahan dini,’’ tuturnya. (sae/cor/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button