Ponorogo

12 PNS Pemkab Ponorogo Nonjob

Bukan Sanksi, Perampingan Organisasi

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – 12 PNS Pemkab Ponorogo nonjob alias tidak mendapat jabatan. Imbas perubahan struktur organisasi dan tata kerja (SOTK).  Kebijakan itu diputuskan bupati saat mutasi Selasa lalu (31/12). ‘’Bukan akibat sanksi. Tapi karena penggabungan organisasi perangkat daerah (OPD),’’ kata Bupati Ipong Muchlissoni.

Selasa lalu, 227 PNS dimutasi. Mulai dari yang duduk di kursi jabatan pimpinan tinggi pratama, administrator, sampai fungsional. Mutasi berlaku terhitung Rabu (1/1). Selain mengisi kekosongan akibat pensiun, juga untuk menyesuaikan penataan pegawai imbas perubahan SOTK. Problemnya, ada 12 PNS yang terpaksa harus diparkir. ‘’Karena jabatannya hilang,’’ ujarnya.

Ipong tunjuk contoh penggabungan dinas ketahanan pangan (DKP) dengan dinas pertanian (disperta). OPD yang secara definitif dipimpin Andi Susetyo itu per 1 Januari bergabung menjadi dinas pertanian, ketahanan pangan, dan perikanan (DPKPP). Padahal, ketika DKP masih mandiri, ada tiga bidang yang membawahi urusan ketahanan pangan. Di dinas yang baru, urusan itu hanya akan ditangani maksimal dua bidang. ‘’Karena sekarang jumlah bidang disarankan hanya boleh enam. Berarti harus hilang dua bidang dari DKP. Kalau bidang hilang dua, seksi-seksi yang di bawahnya juga ikut hilang dong,’’ ucap Ipong.

Kondisi serupa juga diberlakukan di berbagai dinas lain yang digabung. Seperti di dinas pemuda dan olahraga (dispora) yang digabung dengan dinas pariwisata (dispar) menjadi dinas kebudayaan, pariwisata, pemuda, dan olahraga (disbudparpora). Atau, dinas pekerjaan umum dan penataan ruang (DPUPR) yang kini satu atap dengan dinas perumahan dan kawasan permukiman (disperkim) menjadi dinas pekerjaan umum, perumahan, dan kawasan permukiman (DPUPKP). ‘’Ini juga yang menyebabkan mutasi kali ini menjadi yang tersulit,’’ ungkapnya.

Bahkan, Ipong menyebut, awalnya ada 30 PNS yang harus di-nonjob. Namun, setelah tim badan pertimbangan jabatan dan kepangkatan (baperjakat) mengutak-atik ulang, tinggal 12 yang tidak bisa dicarikan tempat lagi. Selasa lalu, di saat ratusan PNS lainnya mengikuti mutasi, 12 PNS yang nonjob itu mendapat pembinaan oleh Sekda Agus Pramono dan Kepala Badan Kepegawaian dan Pemberdayaan SDM (BKPSDM) Winarko Arief. ‘’Dari 30 yang seharusnya nonjob, sebagian diisikan ke berbagai OPD lain yang kosong karena pensiun,’’ terangnya. (naz/c1/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close