Pacitan

11 Tenaga Tambahan Siap Rawat Pasien Korona

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Tenaga baru diperoleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Pacitan untuk menangani kasus Covid-19. Adalah Ayu Harianti Santri yang tergerak untuk menjawab kenyataan persoalan di sekitarnya. Lulusan Bakti Husada Muliya Madiun itu merasa tertantang dan terpanggil untuk membantu penanganan korona di kampung halamannya. ‘’Namanya juga penyakit, ya takut enggak takut. Tapi, tugas perawat itu kan berhubungan dengan penyakit. Jadi, saya sanggup menerima tantangan ini,’’ kata perempuan asal Desa Bolosingo, Pacitan, itu, Jumat (16/7).

Ayu sadar tantangan yang bakal dihadapi tidaklah mudah. Apalagi tugas tersebut baru kali pertama diembannya. Mulai saat ini, hari-harinya bakal disibukkan dengan mengurusi pasien yang sakit hingga meninggal dunia akibat terpapar korona. ‘’Setelah lulus di rumah terus, karena pandemi ini susah cari kerja,’’ ungkap perempuan 26 tahun itu.

Semula, keluarga Ayu sempat ketar-ketir. Namun, setelah diberi pemahaman, akhirnya keluarga menyadari bahwa perawat ditakdirkan mengurusi kesehatan pasien yang dirawatnya. Ayu pun telah mempersiapkan mental sematangnya. ‘’Keluarga bisa memahami dan berpesan selalu jaga kesehatan,’’ tuturnya.

Dinkes Pacitan pantang mengibarkan bendera putih. Sebentar lagi, rekrutmen tenaga kesehatan (nakes) gelombang kedua bakal dibuka. Guna memenuhi permintaan tenaga tambahan dari RSUD dr Darsono Pacitan. ‘’Sampai saat ini kami masih kesulitan menjaring tenaga. Mungkin kemarin waktunya terlalu singkat sehingga banyak yang belum siap. Bagi yang ingin mendaftar, berkas lamarannya bisa dikirim lebih awal,’’ terang Plt Kadinkes Pacitan Hendra Purwaka. (gen/c1/fin/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button