Madiun

11 Sanggahan CPNS Diterima, 204 Tidak Memenuhi Syarat

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – 11 pendaftar calon pegawai negeri sipil (CPNS) berhasil lolos dari lubang jarum. Belasan dari total 215 pendaftar itu akhirnya terbebas dari cap tidak memenuhi syarat (TMS).

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Haris Rahmanudin menjelaskan, pelolosan 11 pendaftar CPNS itu setelah dilakukan verifikasi ulang. Panselda berkewajiban memberikan jawaban minimal tujuh hari setelah masa sanggah ditutup. ‘’Lolos karena beberapa faktor,’’ kata Haris.

Pertama, ada beberapa berkas yang isinya samar. Sehingga panselda cukup kesulitan untuk membaca. Karena itu, membutuhkan konfirmasi dari yang bersangkutan. ‘’Setelah dikonfirmasi ternyata dapat menunjukkan yang jelas,’’ ujarnya.

Kedua, panselda sempat meragukan beberapa berkas yang diduga direkayasa. Yakni, ada garis dobel dan stempel ganda di beberapa berkas. Namun, setelah dikonfirmasi, yang bersangkutan dapat menunjukkan keaslian berkas tersebut. ‘’Ternyata dilaminating yang menyebabkan kabur, sehingga terkesan garis dan stempel ganda,’’ ungkapnya.

Ketiga, beda nomenklatur atau penamaan. Terutama jurusan yang tidak sesuai dengan formasi yang dituju. Dalam hal ini pelamar dapat menunjukkan adanya surat dari universitas yang menyatakan jurusan tersebut sesuai dengan formasi yang ditentukan. ‘’Pendaftar yang bersangkutan dapat menunjukkan bukti,’’ terangnya.

Haris memerinci, 11 pendaftar itu melamar formasi tenaga kesehatan (5) dan tenaga teknis (6). Terkait 204 sanggahan yang tidak dikabulkan, yang bersangkutan tidak dapat menunjukkan bukti yang menguatkan. Termasuk saat dikonfirmasi. Serta hasil verifikasi ulang yang dilakukan panselda terhadap berkas pendaftar menyatakan pendaftar tidak memenuhi syarat. ‘’Untuk 204 pendaftar itu sudah kami cek kembali.  Ternyata memang tidak memenuhi syarat,’’ bebernya.

Perubahan itu disertai dengan penerbitan berita acara yang selanjutnya dikirim ke pusat. Sebagai pertimbangan untuk menentukan peserta yang berhak mengikuti proses seleksi. Sehingga pendaftar MS menjadi 3.781 sedangkan pendaftar TMS menjadi 554. ‘’Selisih 11 pendaftar tersebut. Saat ini panselda melakukan persiapan tahap selanjutnya,’’ tutur Haris. (kid/c1/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close