Pacitan

11 Ribu Warga Miskin Pacitan Gigit Jari, BST Resmi Dihentikan

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Bantuan sosial tunai (BST) Rp 300 ribu disapih. Tak kurang dari 11 ribu keluarga penerima manfaat (KPM) di Pacitan terpaksa gigit jari. Tak lagi dijatah fresh money tiap bulan tersebut.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Pacitan Sunaryo menyebut bahwa jumlah KPM terus berkurang. Di awal penerimaan BST tahun lalu, penerimanya di kabupaten ini tembus 24 ribu KPM. ‘’Semakin hari penerimanya semakin berkurang. Sudah ada perbaikan data. Ada pula yang meninggal dunia,’’ ujarnya, Rabu (12/5).

Sunaryo mengklaim penurunan KPM BST ini menandakan perekonomian masyarakat berangsur membaik. Namun, penghentian bantuan dana segar ini lebih disebabkan keterbatasan anggaran di pusat. ‘’Masih ada BPNT (bantuan pangan nontunai, Red) dan PKH (program keluarga harapan) walaupun kriteria penerimanya berbeda,’’ tuturnya.

Sunaryo berharap masyarakat legawa dengan kebijakan pusat. Setidaknya, penerimaan bantuan lewat setahunan sudah cukup meringankan beban perekonomian selama pandemi. Bagi penerima bantuan lainnya, diharapkan dapat memanfaatkan sesuai kebutuhan riil. ‘’Penerimaan BPNT senilai Rp 200 ribu dalam bentuk barang. Harus dimanfaatkan betul untuk mendukung perekonomian keluarga,’’ katanya. (gen/c1/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button