Madiun

10 THM Menanti Rekomendasi TGTPP Covid-19

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Tak mudah membolehkan tempat berdendang kembali beroperasi di masa pandemi. Demi melonggarkan kembali aktivitas tempat hiburan malam (THM), pemkot masih tarik ulur kebijakan.

Pemkot perlu memastikan reopening THM tak malah menjadi sebaran wabah. Sekaligus menerbitkan dua aturan sekaligus. Yakni, Surat Edaran (SE) 443.1/1915/401.102/2020 tentang Tatanan Kenormalan Baru pada Jasa Usaha Pariwisata mulai kelab malam, diskotek, karaoke, bar, spa, rumah pijat, dan bioskop di Kota Madiun. Sekaligus, surat pemberitahuan 556/817/401.102/2020 dari Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Madiun.

Kepala Disbudparpora Kota Madiun Agus Purwowidagdo menyebut ada sepuluh THM yang mengajukan izin hingga Rabu (15/7). Pengajuan itu masih bakal ditindaklanjuti dengan pengecekan lapangan. ‘’Beberapa tempat yang nekat beroperasi, setelah kami tegur akhirnya tutup kembali,’’ katanya.

Agus memastikan pembukaan kembali THM tidak bisa serentak. Setiap pelaku usaha wajib mengajukan izin terlebih dahulu ke TGTPP Covid-19 Kota Madiun. ‘’Pengajuan izin tak boleh diwakilkan. Harus diurus sendiri-sendiri oleh tiap pengusaha, bukan lewat paguyuban,’’ tegasnya.

Sepuluh THM yang telah mengajukan izin pun masih menantikan pengecekan lapangan. Jika dipandang memenuhi protokol kesehatan, barulah mendapat rekomendasi. ‘’Jika tidak memenuhi syarat, tak diizinkan,” ungkapnya.

Dalam permohonan izin, pelaku usaha wajib menyertakan surat pernyataan bermaterai. Berisikan komitmen menjalankan protokol kesehatan. Mekanisme serupa juga diberlakukan untuk jenis usaha pariwisata lainnya. Termasuk bioskop. ‘’Prosedur kedua usaha pariwisata itu sama,” ujarnya.

Pengecekan lapangan bakal dilakukan Penegak Disiplin Protokol Kesehatan Tangkal Korona Virus agar Warga Sehat (Pendekar Waras). Standar protokol kesehatan mengacu SE Gubernur Jatim serta Keputusan Disbudparpora Pemprov Jatim 556/199/118.5/2020 tentang Petunjuk Teknis Protokol Kesehatan di Lingkungan Usaha Pariwisata (selengkapnya lihat grafis). ‘’Setelah mendapat sertifikat, THM terkait bakal dijaga Pendekar Waras,’’ terangnya. (kid/c1/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close