Madiun

1.054 Liter Arjo Dimusnahkan, 30 Knalpot Brong Digerinda

SANTUN RAYAKAN PERGANTIAN TAHUN

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Malam pergantian tahun baru sebaiknya dirayakan dengan cara yang lebih santun. Tidak mengganggu kenyamanan dan ketertiban umum.

Jauh-jauh hari, polisi sudah mengimbau masyarakat agar tidak lagi menggunakan knalpot brong. Namun, masih banyak pengendara, khususnya remaja, yang tak mengindahkannya. Tetap nekat memasang knalpot bersuara berisik di sepeda motornya. Tak kurang dari 30 knalpot brong berhasil diamankan dalam sebulan terakhir. ’’Kami tidak akan menoleransi pengendara yang memasang knalpot brong. Selain menyalahi aturan, sangat mengganggu masyarakat,’’ kata Kapolres Madiun Kota AKBP Nasrun Pasaribu.

Tak dimungkiri suara yang dikeluarkan dari knalpot brong itu begitu memekakkan telinga. Meski begitu, masih saja ada yang gemar menggunakannya. Terutama dalam momen-momen keramaian seperti merayakan malam pergantian tahun. ‘’Kami tidak bisa menoleransi. Semua knalpot brong yang disita, kami gerinda,’’ tegas mantan kasubdit II Ditreskrimum Polda Sumsel itu.

Pada malam puncak pergantian tahun nanti, razia juga digalakkan. Motor-motor yang terjaring akan ditahan hingga semingguan. Pemiliknya harus mengganti semua perlengkapan motor sesuai standar jika ingin mengambilnya. Selain knalpot, juga roda, spion, dan nomor polisi. ’’Harus diganti di tempat. Juga, menunjukkan kelengkapan surat-surat,’’ terang Nasrun.

Selain menghancurkan knalpot brong, 1.054 liter arak jowo (arjo) yang dibuang ke drum juga dimusnahkan kemarin. Sebanyak 450 personel gabungan bakal disiagakan di dua kegiatan menyambut Natal dan tahun baru (Nataru). ‘’Mencegah peredaran miras, narkoba, dan gangguan masyarakat lainnya akan digelar operasi terpusat mulai 23 Desember hingga 1 Januari 2020,’’ jelas alumnus Akpol tahun 2000 itu. (her/c1/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button