Yos Sudarso Jadi Lahan Parkir Baru

50
PERMANEN: Jalan Yos Sudarso sudah ditutup sejak 23 Mei lalu dan akan ditutup selamanya bagi kendaraan yang menuju arah selatan.

MADIUN – Rekayasa lalu lintas di Jalan Yos Sudarso bakal dipermanenkan. Kondisi itu mengacu dari dampak positif melejitnya omzet sejumlah pemilik toko di area timur parkir Pasar Baru Magetan (PBM). ‘’Akan kami permanenkan,’’ ujar Bupati Magetan Suprawoto Senin (17/6).

Pengalihan arus secara menetap itu ditandai dengan pemasangan pagar pembatas setinggi 1,5 meter di jalan tersebut. Serta dilengkapi dengan papan penunjuk arah jalan. ‘’Sejak ditutup pada 23 Mei lalu, toko-toko disitu mulai buka dan ramai,’’ kata Kang Woto – sapaan Suprawoto.

Dampak positif lainnya dari penutupan jalan itu adalah kondisi parkir kendaraan yang lebih rapi. Karena tempat parkir tak hanya terpusat di sebelah timur PBM, tetapi di badan Jalan Yos Sudarso. ‘’Masyarakat juga sudah mulai terbiasa dengan penutupan jalan itu,’’ terang mantan sekjen kementerian kominfo itu.

Dengan begitu, lanjut Kang Woto, jalan itu nantinya bisa dimanfaatkan untuk fasilitasi pembukaan mal pelayanan publik (MPP) PBM. Selain itu, diharapkan bisa mendongkrak kunjungan masyarakat ke PBM. ‘’Orang kesana bisa satu paket. Selain berbelanja, bisa mengurus dokumen administrasi usaha atau hal lainnya,’’ jelasnya.

Pemanfaatan penutupan Jalan Yos Sudarso itu bakal terus dikaji. Termasuk mempertimbangkan sebagian badan jalan itu dijadikan untuk pusat kuliner. ‘’Kan kalau malam bisa dijadikan tempat angkringan. Buat kebijakan memang harus populis,’’ tutur Kang Woto.

Dia menambahkan jika kajian itu mulus, ekonomi di Magetan bisa berkembang. Sekaligus menghapus image sebagian orang bahwa Magetan merupakan kotanya para pensiunan. Karena keadaan daerah jadi sepi seiring tenggelamnya matahari. ‘’Magetan ini butuh banyak event dan kegiatan. Sehingga, harus difasilitasi,’’ kata Kang Woto. (bel/her)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here