Wow! 99 Warung Jejali Sarangan-Jalan Tembus

370

MAGETAN – Siapa sangka, total ada 99 bangunan warung di kawasan Sarangan dan jalan tembus Sarangan-Cemoro Sewu berada di lahan Perhutani. Para pedagang itu tergabung di 20 lembaga masyarakat desa hutan (LMDH) memang sudah diberi izin. ’’Sebelumnya mencari kayu di hutan,’’ ujar Kepala RPH Sarangan BKPH Lawu Selatan, KPH Lawu Ds Marwoto.

Dia mengatakan, tahun 2010 sudah ada kesepakatan dari Perhutani dan pemkab setempat. Upaya itu dilakukan untuk menumbuhkan kesadaran pentingnya pelestarian alam. Langkah itu berbuah manis. ’’Kami jaga hutan agar tetap lestari,’’ jelasnya.

Melihat perkembangan pengelolaan lahan saat ini pihaknya memberikan apresiasi lebih terhadap LMDH dan pemkab. Secara bersamaan mendukung sepenuhnya program program yang berjalan saat ini. Disisi lain adanya bangunan warung yang sudah mendapatkan izin mejadi nilai plus untuk menambah daya tarik wisatawan. ’’Wisata di kawasan Gunung Lawu masih tinggi diminati, keberadaannya bisa menunjang,’’ ujarnya.

Dari grafik yang dimiliki KPH Lawu Ds, pasca adanya bangun warung itu sudah tidak ada upaya penggundulan hutan. Kesadaran yang dimiliki masyarakat sekitar yang menempati lahan milik perhutani  meningkat. Walaupun nantinya mereka harus meninggalkan bangunan yang sudah berdiri beberapa tahun ini. ’’Kalau lahan itu kami perlukan mereka juga siap pergi.’’ pungkasnya.(mgc/ota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here