Wonosari Banjir Batu Lagi, Jalan Antardesa Tertutup Material

108

PACITAN – Kekhawatiran warga Dusun Wonosari, Karangrejo, Arjosari, Pacitan, benar-benar terjadi. Rabu malam (30/1), dusun itu kembali diterjang banjir batu bercampur lumpur dari Sungai Parangan. Itu terjadi selepas hujan lebat sekitar pukul 19.00. Dampaknya, akses jalan Karangrejo-Karanggede tertutup material. ‘’Mungkin sekitar 19.30 banjirnya. Lumayan tebal. Sekitar satu meter,’’ kata Sulamin, warga setempat, kemarin (31/1).

Dia mengungkapkan, ketebalan material membuat jalan hanya bisa dilalui pejalan kaki. Sementara, pengendara sepeda motor memilih meninggalkan kendaraan dan berganti kendaraan di ujung jalan yang tertutup lumpur dan bebatuan. Lantaran sungai terus menggelontorkan batu, proses pembersihan jalan dilakukan kemarin pagi. ‘’Tadi malam belum bisa dilewati,’’ ujarnya.

Kejadian serupa juga terjadi pekan sebelumnya. Sulamin memperkirakan ribuan meter kubik batu membuat Sungai Parangan dan anak Sungai Grindulu di desanya mengalami pendangkalan. Bahkan, jembatan di Dusun Wonosari putus akhir 2017 silam. Kini warga satu dusun terisolasi karena tak ada jembatan lain. ‘’Mereka harus memutar lewat bukit atau menyeberangi sungai,’’ ungkapnya.

Ahmad Rifaki, salah seorang pelajar, kerap terlambat tiba di sekolah saat banjir batu. Pelajar dari Karanggede itu setiap hari mesti melewati jalur tersebut ke sekolahnya di Arjosari. Ketika melintas di jalan banjir pun dia ketar-ketir. Pasalnya, meski telah dibersihkan, sisa material longsor membuat jalan licin. ‘’Takut terjatuh. Selain sakit, seragam juga kotor,’’ tuturnya.

Dia berharap kondisi tersebut segera ditangani. Pasalnya, jika hujan lebat mengguyur wilayah Karangrejo, banjir batu dipastikan terjadi lagi. ‘’Dulu tak pernah banjir batu seperti ini,’’ sebutnya.

Sementara itu satu unit loader hingga pukul 07.00 kemarin diterjunkan untuk membersihkan material sisa banjir batu dan lumpur. Meski jalan sudah dapat dilewati, namun petugas terus mengeruk aliran Sungai Parangan. Pasalnya, jembatan di perbatasan desa tersebut tertutup material tebal. (mg6/c1/sat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here