Watukarung Jadi Lokasi Syuting Film Belanda

542

PACITAN – Objek wisata Pantai Watukarung, Pringkuku, Pacitan, kembali jadi lokasi syuting film. Kali ini film berjudul The East yang disutradarai Jim Taihuttu dari Belanda. Film ini digarap bareng PT Shantika Alternatif Komunikatama (Salto) Films Jakarta dan New Amsterdam Films Company Belanda. ‘’Watukarung dipilih karena pemandangannya lebih natural. Jarak tempuhnya dekat. Pun ada referensi dua film di lokasi ini sebelumnya. Salah satunya Kulari ke Pantai,’’ kata Pratoto Sebastian, liaison officer (LO) The East.

Syuting di Pacitan ini selama lima hari. Mulai 11 hingga 15 Maret. Per hari dijadwalkan empat pengambilan scene. Beruntung dalam tiga hari terakhir kondisi cuaca mendukung. Pasalnya, kendala yang dikhawatirkan hanya cuaca yang bisa mengganggu proses pengambilan gambar hingga berbuntut molornya jadwal di Pacitan. ‘’Bersyukur juga dengan kearifan budaya lokal. Warga di sini sudah seperti keluarga sendiri,’’ ujarnya.

Pembuatan film tersebut melibatkan sekitar 300 orang. Mulai dari tim produksi, sutradara, aktor dan aktris, kru, dan lainnya. Sekitar 90 orang di antaranya dari luar negeri. Sedangkan sisanya warga Indonesia. Pun sekitar 30 orang warga Desa Watukarung dilibatkan. ‘’Mereka sebagai warga lokal yang lalu lalang, bersepeda, dan kegiatan sehari-hari lainnya,’’ beber Bastian.

Bastian belum mengungkap kapan film The East dirilis. Pasalnya, proses produksi sebagian besar dilakukan di Belanda. Pun rumah produksi induk dan rilisnya di Belanda. Pihaknya sekadar membantu proses pengambilan gambar di Indonesia. Meliputi lima kota, yakni Jogjakarta, Semarang, Magelang, Pacitan, dan Bandung. Sedangkan konten produksi dijadwalkan berakhir 10 April mendatang. ‘’Proses edit bukan kewenangan tim produksi Indonesia, tapi Belanda. Pelaksanaannya di Indonesia, rilisnya di Belanda,’’ jelasnya.

The East, kata dia, mengambil setting masa Agresi Militer Belanda II. Film tersebut berkisah tentang tentara Belanda bernama Johan yang didatangkan ke Indonesia untuk menemui The Turk, komandannya. Tokoh yang diperankan Martijn Lakemeier itu dilatih berperang. Dalam perjalanannya muncul konflik dengan The Turk hingga dia dan kelompoknya dianggap pembelot. Pasalnya, komandan yang diperankan Marwan Kenzari itu dianggap pembunuh berdarah dingin. Pelajaran yang diterima sudah dianggap tidak sesuai hingga muncul dilema dan perdebatan batin. ‘’Ada bumbu-bumbu cintanya juga,’’ imbuh Bastian.

Informasinya, sejumlah aktor dan aktris tanar air bakal terlibat dalam film The East. Di antaranya Putri Ayudya dan Lukman Sardi. Bahkan, keduanya juga bakal bertandang ke Pacitan. Sebelumnya, Pantai Watukarung juga jadi lokasi syuting film Kulari ke Pantai besutan Mira Lesmana dan Riri Riza. Beberapa bintang yang terlibat di antaranya Ibnu Jamil dan Marsha Timothy. (odi/c1/sat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here