Waswas Kejatuhan Batu, Lima KK Mengungsi

267

PACITAN – Tak biasa. Bibit, warga Dusun Lisat, Tambakrejo, Pacitan, memasak di halaman rumahnya kemarin pagi (18/3). Dia khawatir batu sebesar mobil di hutan lereng bukit belakang rumahnya jatuh menimpa dapur. ‘’Semalam (17/3) sudah ada yang jatuh, suaranya keras seperti bom,’’ kata nenek ini.

Bibit mengungkapkan, runtuhnya batu berukuran raksasa itu pertama kali terjadi Minggu (17/3) sekitar pukul 19.00. Saat itu, dia dan cucunya tengah bersantai di ruang tengah sembari menunggu hujan reda. Tiba-tiba terdengar dentuman keras disertai suara pohon roboh di belakang rumah. Takut, Bibit langsung meninggalkan rumah. ‘’Tetangga saya juga ikut keluar rumah, gak berani masuk lagi,’’ ujarnya.

Meski longsoran itu terdengar di atas bukit, namun dia waswas bakal sampai ke rumahnya. Pasalnya, jarak permukiman dengan puncak bukit sekitar ratusan meter saja. Apalagi, vegetasi hutan masyarakat yang didominasi bambu dikhawatirkan bakal mempercepat laju batu saat jatuh. ‘’Kemarin tertahan pohon. Kalau gak ada pohon mungkin sudah sampai sini (permukiman, Red),’’ tuturnya.

Tak hanya keluarga Bibit, empat kepala keluarga (KK) tetangganya merasakan hal serupa. Mereka pun memilih mengungsi pada malam hari. Bita Sahida Putri, misalnya, sejak Minggu malam masih trauma mendengar suara keras. Siswi kelas XII SMA itu memilih di teras. ‘’Masih trauma, karena suaranya cukup lama,’’ ungkapnya.

Bita menambahkan, malam itu dua petugas TNI meninjau lokasi bukit. Lantaran hujan, belasan warga yang tinggal di bawahnya diminta menjauh dari lereng. Sementara, paginya kembali berbondong kembali ke rumah masing-masing. ‘’Kalau hujan gak akan berani tinggal di rumah, pilih ngungsi saja,’’ ucapnya.

Hingga kemarin pecahan batu berdiameter sekitar tiga meter masih  berserakan di sekitar tebing. Sedangkan beberapa batu lainnya tertahan pohon dan rumpun bambu. Tak hanya itu, material lumpur dan cekungan terbentuk setelah bebatuan itu jatuh. Sementara di puncak bukit, batu berukuran lebih dari tiga kali lipatnya terlihat menggantung hendak jatuh. (mg6/c1/sat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here