Waspada Longsor Jalan Tembus Cemoro Sewu-Sarangan

378

MAGETAN – Ancaman longsor masih mengintai warga Magetan. Terbaru tebing di jalan tembus Cemoro Sewu Sarangan yang ambrol tergerus hujan. Akibatnya, lalu lintas kendaraan di jalur provinsi itu sempat tersendat. ‘’Kejadian longsor itu masih relatif kecil,’’ kata Plt Kepala Pelaksana BPBD Magetan Ari Budi Santoso.

Kendati demikian, pihaknya meminta kepada warga untuk tetap waspada terhadap kemungkinan bencana tanah longsor susulan di jalan penghubung antara provinsi Jatim dengan Jateng tersebut. Apalagi, sesuai prediksi BMKG, curah hujan pada Januari bakal meningkat. ‘’Petugas jauh lebih siap dalam penanganan bencana saat ini,’’ ujar Ari.

Sebelumnya, pemkab telah menerbitkan surat edaran (SE) terkait status kewaspadaan bencana. Surat itu dikeluarkan Bupati Suprawoto pada Desember lalu. Berbagai upaya dilakukan BPBD sebagai tindak lanjut atas diterbitkannya SE bupati itu. Seperti mendirikan sejumlah pos tanggap darurat dan memperpanjang status kesiapsiagaan bencana sampai Maret 2019.

Bahkan, pos tanggap darurat yang didirikan oleh BPBD Magetan di Poncol sempat dipantau oleh kepala pelaksana BPBD Jatim Suban Wahyudiono secara langsung pada 31 Desember 2018 lalu. Poncol memang menjadi pantauan serius BPBD Magetan karena wilayah itu masuk dalam zona merah rawan tanah longsor. ‘’Saya minta anggota selalu siap siaga selama 24 jam agar deteksi bencana segera bisa terlaporkan kepada warga,’’ tegas Ari. (mgc/c1/her)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here