Warga Tagih Janji Penutupan Kandang Ayam Mojopurno

51

MADIUN – Lagi-lagi, kinerja Satpol PP Kabupaten Madiun jadi sorotan. Warga RT 30, RW 03 Desa Mojopurno, Kecamatan Wungu menanti penutupan kandang ayam yang dijanjikan. Penutupan seharusnya dilakukan sepekan setelah surat peringatan terakhir (SP3) diturunkan, akhir bulan lalu. ‘’Tapi sampai sekarang belum ada tindaklanjutnya,’’ keluh Suwadi, warga setempat.

Wajar bila Suwadi habis kesabaran. Rumahnya hanya berbatas pagar dengan kandang ayam milik Abdul Siran tersebut. Berkali sudah dirinya mengeluhkan keberadaan kandang ayam dekat pemukiman tersebut. ‘’Percuma mengeluh ke RT, RW, maupun desa. Kami tetap dirugikan,’’ tegasnya.

Dia pun menyayangkan sikap perangkat desa yang seolah memihak kepada pemilik peternakan. Itulah yang mendasarinya mengadukan langsung ke pemkab. Kini, dia tinggal menanti ketegasan dari Korps Penegak Perda. ‘’Sampai sekarang peternakan itu masih beraktivitas seperti biasa. Sangat disayangkan,’’ tukasnya.

Sampai kapan pun, Suwadi tak menghendaki adanya peternakan ayam dekat permukimannya. Karena itu, dia tak akan pernah bersedia dimintai persetujuan. Jika kelak pengusaha masih mencoba memohonkan perijinan dari lingkungan. ‘’Kandang itu harus dikosongkan, kalau perlu dibongkar,’’ desaknya.

Aroma tak sedap, tuding Suwadi, selalu menyengat. Itu bersumber dari timbunan bangkai ayam di sekitar kandang. ‘’Tak bisa ditoleransi lagi,’’ imbuhnya.

Menanggapi itu, Eko Budi Hastanto, Kabid Penegakan Produk Hukum Daerah Satpol PP Kabupaten Madiun berdalih penutupan tertunda karena HUT Satpol. Seremoni hari ulang tahun itu menyibukkan Korps Penegak Perda hingga belum sempat melakukan pengecekan kembali ke lapangan. ‘’Bukannya memihak atau lamban, kami tetap ikuti prosedur yang ada,’’ jelasnya.

Eko memastikan, aktivitas peternakan ayam  di Mojopurno itu tak berijin. Melanggar Perda 4/2017 tentang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat. Khususnya, tertib lingkungn dan tertib usaha. ‘’Kami segera melakukan penutupan,’’ janjinya. (fat/fin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here