Warga Malas Pergi, Tol Ngawi-Solo Sepi

90

NGAWI – Warga bisa jadi malas bepergian ke luar daerah untuk menghabiskan libur Natal dan tahun baru (Nataru) lalu. Setidaknya, itu terindikasi dari tidak adanya lonjakan signifikan volume kendaraan melintas di tol Ngawi-Solo sepanjang momen tersebut.

Dalam kurun waktu sembilan hari sejak 24 Desember 2018, total hanya 578.238 kendaraan yang melintas di tol tersebut. Puncak volume kendaraan terjadi pada 30 Desember yakni sebanyak 78.261.

Sehari berselang atau saat mendekati momen pergantian tahun, angkanya justru turun menjadi hanya 52.631. ”Grafiknya naik turun,’’ kata manajer tol area Ngawi-Solo Sih Wiyono kemarin (2/2).

Sih enggan berkomentar lebih banyak terkait tidak adanya peningkatan volume kendaraan yang signifikan di tol Ngawi-Solo selama libur Nataru kali ini.

Dia hanya menyebut, sepanjang momen itu tak ada kemacetan parah di sekitar gerbang tol akibat penumpukan kendaraan. ‘’Baik kendaraan yang akan masuk maupun keluar tol normal seperti hari-hari biasa,” sebutnya.

Di sisi lain, sejumlah pedagang oleh-oleh atau cindera mata di jalur nasional mengeluhkan penurunan omzet penjualan selama libur Nataru. Mereka menduga kondisi itu disebabkan beroperasinya jalan tol yang membelah Bumi Orek-Orek.

(mg8/isd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here