Warga Jaten Diteror Kebakaran Hutan

111

PACITAN – Ulah Maselan membahayakan. Niat membabat dedaunan kering untuk ditanami ketela malah berujung petaka. Pembakaran api yang semula jangkauannya hanya beberapa meter merembet ke hektarean lahan hutan jati di Dusun Jaten, Kelurahan Sidoharjo. ‘’Sebenarnya mau membersihkan untuk ditanami ketela,’’ kata Maselan.

Maselan mengaku api semula hanya ada satu titik di atas bukit tak jauh dari hutan jati. Namun, angin kencang dan keringnya dedaunan cepat membuatnya merembet ke mana-mana. Hingga api mulai tak terkontrol dan merembet ke wilayah lainnya. Beruntung sebagian wilayah berisi rerumputan yang hijau serta tak tertimbun dedaunan kering. ’’Setelah satu jam, apinya sudah padam,’’ ujar pemilik ladang yang memulai aktivitas pembakaran sekitar pukul 13.30 itu.

Akibat kelalaiannya, Maselan mengakui lahan kering yang terbakar hampir satu hektare. Beruntung, pepohonan jati yang ikut terkepung api tak sampai terbakar. Hanya dedaunan kering di sekitarnya. ‘’Apinya tak sampai merembet ke atas (pohon jati),’’ terangnya.

Sehari sebelumnya, kebakaran juga melanda lokasi tersebut. Bahkan, luasnya hampir tiga hektare. Hutan milik KPH Pacitan itu terbakar sekitar pukul 14.00. Kebakaran pertama itu juga membuat warga setempat jantungan karena takut merembet ke permukiman. ‘’Kalau Senin kemarin, kebakarannya hampir tiga hektare. Saya sampai waswas,’’ timpal Kadiran, warga Dusun Jaten.

Kadiran menduga sumber api muncul dari puntung rokok yang dibuang sembarangan. Pasalnya, lokasi hutan tepat di samping jalan kelurahan setempat. Kebakaran besar itu nyaris tak terkendalikan karena berlangsung hingga Selasa dini hari (31/7). ‘’Dipadamkan manual dengan kayu dan dahan,‘’ imbuhnya.

Menurut Kadiran, kebakaran hutan kerap melanda desanya setiap kemarau. Kejadiannya sama, api cepat merembet dan petugas kerap membiarkan padam dengan sendirinya. Antara permukiman dengan hutan masih berjarak, namun dekat jalan bersebelahan. (mg6/c1/fin)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here