Madiun

Wali Kota Peluk Erat Alice dan Yamilla

MADIUN – TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) 1 membalas kunjungan TK Katolik Santo Bernardus Selasa (14/5). Kali ini ada yang beda. Wali Kota Madiun Maidi didampingi Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Madiun Heri Wasana ikut datang ke lokasi sekolah yang beralamatkan di Jalan A.Yani tersebut. ’’Saya sangat bangga. Aksi dua pelajar TK Islam dan TK Katolik yang berpelukan itu luar biasa menginspirasi dan menenteramkan,’’ ujar Maidi kepada Radar Madiun.

Aksi pelukan Alice ke Yamilla pada kunjungan TK Santo Bernardus ke TK ABA 1, Kamis (9/5) memang jadi viral nasional. Dalam kunjungannya pelajar TK Katolik itu ikut memberikan peci, tasbih serta makanan ringan. Sejumlah politikus, pejabat hingga musisi kondang ikut merespon positif. Ademnya suasana toleransi yang tersaji menjadi pengobat dahaga panasnya suhu perpolitikan nasional.

Maidi pun memang menjadwalkan khusus menemui para pelajar dan guru dari dua TK itu. Ini sebagai bentuk apresiasi atas wujud pendidikan karakter yang diberikan. ’’Toleransi sesama itu penting sekali. Jadi tunjukkan orang Madiun, saya orang Madiun, orang Indonesia sehingga punya karakter yang damai, saling menghargai, menghormati. Tidak suka hal-hal yang sifatnya meresahkan di luar budaya kita,’’ jelas pejabat kelahiran Magetan itu.

Selain menyapa para pelajar dan guru, Maidi juga menyempatkan mengajar siswa kelas V-2. Berlatar belakang sebagai guru geografi, Maidi tak susah memberikan materi. Selebihnya wali kota juga memberi motivasi. Dia berencana melakukan kunjungan di sejumlah TK ke depannya. Juga mengumpulkan guru TK serta PAUD untuk dilakukan sebuah pembinaan. ’’Gurunya harus kuat, tidak boleh marah, sabar. Materi harus masuk ke anak-anak. Bahkan, orang tua nanti diundang. Agar pembelajaran dari sekolah bisa diteruskan di rumah,’’ urainya.

Dia berharap, dunia pendidikan Kota Karismatik harus lebih berkualitas. Kunjungan ke sejumlah TK dan Paud itu juga untuk menyuntikkan semangat. ’’Di tangan anak-anak ini generasi masa depan Bangsa Indonesia bernaung,’’ jelasnya.

Sementara, Kepala TK Katolik St Bernardus Imelda Gurita Ulam Sari mengakui, kedatangan TK ABA 1 bersama wali kota meneguhkan kegiatan kunjungan ini adalah pembelajaran yang baik. Sekaligus menegaskan, wujud nyata prakik toleransi antar umat beragama di kehidupan sosial. Anak-anak tidak hanya sekadar menerima teori tentang toleransi dan kerukunan.  ’’Semoga ini bukanlah kunjungan pertama, tapi berikutnya, jadi penguat bagi kami,’’ jelasnya.

Kabar kunjungan balasan ini diterima Imelda, Senin (14/5) dari pihak dindik. Disampaikan sekitar pukul 12.00, bahwa datang TK ABA 1 bersama wali kota. Kendati terkesan mendadak segala persiapan dilakukan secara maksimal. Sejurus kemudian, Imelda berkoordinasi dengan kepala SD dan SMP St Bernardus. Hasilnya, sambutan meriah ditampilkan TK Katolik St Bernardus. Melibatkan, pelajar dari TK, SD, SMP unjuk kebolehan dengan penampilan musik dan tari. ’’Bersama dengan yang lain main angklung, tari pecel Madiun. Kebetulan Pak Wali (wali kota,Red) baru saja ulang tahun, jadi bisa rayakan bersama. Ini jadi hari bersejarah untuk kami,’’ ujarnya. (dil/ota)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close