Wacana Pembangunan Stadion Seolah Menguap

35

NGAWI – Wacana pembangunan stadion baru di Ngawi muncul sejak tiga tahun silam. Namun, rencana itu seolah menguap begitu saja. Kendalanya klasik, terbentur anggaran. Untuk realisasi tahap awal saja, pemkab kesulitan menganggarkan pengadaan lahan. ‘’Harusnya, minimal ada penetapan lokasi dulu,’’ kritik Ketua DPRD Ngawi Dwi Rianto Jatmiko kemarin (7/4).

Jika lokasi sudah ditentukan, lanjut dia, baru menyusun estimasi untuk kebutuhan pengadaan lahannya. Pihak eksekutif bisa melibatkan tim appraisal untuk menghitung duit yang diperlukan. ‘’Setelah muncul angkanya, baru memikirkan realisasikannya. Jadi, kelihatan progresnya, minimal titiknya mana dan berapa anggaran yang dibutuhkan sudah diketahui,’’ jelasnya.

Kendati demikian, Antok –sapaan Dwi Rianto Jatmiko- memaklumi proses itu tidak gampang lantaran harus menyesuaikan juga dengan rencana tata ruang wilayah (RTRW) setempat. ‘’Tapi kalau ingin progresnya kelihatan, paling tidak penetapan titik dulu dan menganggarkan untuk appraisalnya,’’ tegas Antok.

Antok menjanjikan, pihaknya akan mendesak pemkab untuk menindaklanjuti wacana yang telah mencuat sejak 2016 lalu itu. ‘’Sebenarnya dalam perencanaan setiap tahun, itu (pembangunan stadion, Red) selalu dimunculkan. Tapi karena ada yang dianggap lebih prioritas, jadi belum bisa dianggarkan,’’ katanya.

Sebelumnya, Bupati Budi ‘Kanang’ Sulistyono sempat menyebut bahwa sudah ada lahan yang dibidik sebagai lokasi stadion baru. Yakni, di wilayah Sambiroto, Padas, dengan luas sekitar 5 hektare. Anggaran sekitar Rp 10 miliar disebut Kanang dibutuhkan untuk mengganti lahan tersebut.

Sementara, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Ngawi Rahmat Didik Purwanto mengaku tidak tahu menahu soal wacana tersebut. Sejauh ini, kata dia, belum ada rencana pembangunan stadion baru kendati organisasi perangkat daerah (OPD)-nya membawahi bidang olahraga. ‘’Itu (stadion, Red) kan infrastruktur, mungkin ada di DPUPR atau bagian umum, bukan di kami,’’ ujarnya. (tif/isd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here