Voli Mengakar di Kota 1001 Gua

77

PACITAN – Veleg Dhany Ristan Krisnawan dan Novia Andriyanti berhasil menembus ketatnya seleksi atlet voli timnas di Asian Games 2018 lalu. Semuanya bukan instans. Bisa jadi keberhasilan keduanya juga peran dari warga Pacitan. Sebab, olahraga voli sudah mengakar di kota 1001 gua. ’’Setiap kampung selalu ada turnamen, turutama setelah Lebaran,’’ ujar Bupati Pacitan Indartato.

Turnamen voli tersebut tidak hanya digelar pemkab melalui PBVSI-nya. Sebab olahraga idola sejumlah pihak pun dengan mendiri menggelarnya. Mulai anggota dewan hingga pemerintah desa melalui karang tarunanya. Berawal dari menjamurnya kompetisi tersebut, kecintaan terhadap olahrga bola voli makin menjadi. ’’Akhirnya sejak usia dini banyak warga Pacitan yang tertarik dan belajar voli,’’ tuturnya.

Indartato mengaku bangga terhadap Veleg Dhany dan Novia, sapaan akrabnya. Keduanya pun sudah sepatutnya diapresiasi. Hal tersebut dibuktikan dengan undangan khusus bersama sejumlah atlet berprestasi Pacitan Bulan September lalu.  Dengan keberhasilan keduanya, Indartato mengaku jika peluang untuk menjadi atlet nasional hingga internasional terbuka lebar. ’’Harapannya keduanya bisa menjadi motivasi untuk remaja Pacitan lainnya,’’ tambahnya.

Motivasi tidak hanya berasal dari keduanya, Ketua Koni Pacitan Sugiharyanto menyebutkan jika motivasi menjadi atlet tidak jarang muncul dari banyaknya turnemen di Pacitan. Khususnya yang mendatangkan sejumlah pemain Proliga kondang tanah air.

Beberapa di antaranya Dimas Saputra Sanjaya Putra (Bank Sumsel Babel), Fendy Ferdian Lucardo (Sidoarjo Aneka Gas) hingga MPV Proliga 2018, Rivan Nurmulki (Bhayangkara Surabaya Samator). ’’Dengan melihat mereka, maka kecintaan terhadap olahraga bola voli meningkat dan keinginan menjadi atlet pun juga muncul, ’’ jelasnya. (odi/ota)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here