VIRAL: Bikin Ketakutan, “Pocong” Kena Amukan

741

MADIUN – Ada-ada saja kelakuan anak zaman sekarang. Seorang bocah dimarahi habis-habisan oleh seorang pria karena berpakaian mirip pocong di tepi jalan saat malam. Kostum tersebut membuat pengguna jalan itu kaget dan ketakutan setengah mati. Sebelum akhirnya menyadari bila “hantu” itu aslinya manusia. Belakangan, kejadian yang videonya telah viral di media sosial (medsos) itu berlokasi di Desa Pilangrejo, Wungu, Kabupaten Madiun.

Video berdurasi 29 detik itu menampilkan adegan seorang pria memarahi bocah berpakaian mirip pocong di tepi jalan. Wajah bocah yang kena amukan, itu putih seperti dibedaki. Bagian bawah kantong matanya berwarna hitam. Kain putih membalut badannya yang terbungkus kaus hitam. Bocah yang dari postur tubuh seusia anak SMP itu dimarahi. Sembari tertunduk, dia berucap tali kostum sudah dilepas dan minta maaf. Setelah puas memarahi, bocah itu lantas diminta pergi.

Video yang diunggah salah satu akun Instagram (IG) itu sudah dilihat 7.286 netizen dan mendapat 277 komentar. ‘’Mengunggah ke IG karena (ulah anak itu, Red) membahayakan pengguna jalan,’’ kata Maliki, pengunggah video itu sebelum di-repost salah satu akun.

Maliki menyebut, sosok yang merekam dan memarahi dalam video itu adalah temannya. Mereka melintas di Jalan Raya Munggut sekitar pukul 00.30, Sabtu lalu (20/4). Namun, dia tidak menyampaikan secara terperinci kronologis karena sekadar menerima kiriman video. ‘’Ya, sebagai informasi ke masyarakat agar tidak resah. Pocong itu hanya sekadar prank (ulah jahil) anak-anak,’’ ujarnya.

Kepala Desa Pilangrejo Nuryadi sudah menonton video “pocong dimarahi” itu dari kiriman temannya. Bocah yang macak pocong dalam video itu diklaim bukan dari desanya. ‘’Tidak hanya saya, banyak warga di sini yang tidak kenal,’’ ungkapnya.

Nuryadi mengimbau pengguna jalan waspada. Dia khawatir upaya menakuti-nakuti itu tujuannya tindak kejahatan. Apalagi, belajar dari video itu, lokasinya cukup sepi. ‘’Tetap hati-hati meski saya yakin sudah paham cara menjaga dirinya masing–masing,’’ tuturnya.

Beruntung yang memarahi manusia. Coba kalau pocong palsu itu kena amukan pocong asli karena dianggap mengambil alih wilayah kekuasaan. Hiiii. (fat/cor)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here