Video Viral: Geger Cokelat Tak Layak Konsumsi

131

MADIUN – Temuan makanan tak higienis didapati petugas Satpol PP Kota Madiun. Seorang pembeli menemukan cokelat bermerek yang di dalamnya ada belatung saat berbelanja di sebuah pusat perbelanjaan. Kejadian itu sempat direkam oleh si pembeli. Videonya bahkan sudah beredar luas.

Dalam video berdurasi sekitar 52 detik dan 2 menit 33 detik tersebut, petugas satpol PP yang diketahui bernama Sun sempat mempertanyakan hasil temuan itu ke petugas supermarket, Senin lalu (18/3).

Cokelat itu dibeli oleh teman sekantornya. Saat itu, dia membeli lima bungkus cokelat ternama asal Bandung tersebut. Setelah dibuka, di dalam cokelat berbentuk prisma itu tiba-tiba keluar belatung.

Si pembeli kemudian melaporkannya ke Sun. Lalu, mereka mendatangi supermarket tersebut. Apalagi, dalam video itu si pembeli sempat memakan beberapa potong cokelat. ’’Saya beli lima itu (cokelat, Red). Yang satu sudah telanjur saya makan,’’ ujar seorang ibu dalam video tersebut.

Dilihat dari bungkusnya, cokelat itu masih layak jual. Karena tanggal kedaluwarsanya sampai Maret 2020. Dalam video tersebut, petugas supermarket sendiri mengaku tidak mengetahui soal belatung dalam cokelat yang dijual seharga Rp 55.900 tersebut.

Petugas supermarket baru mengetahui setelah Sun membuka satu per satu bungkus cokelat di hadapannya. Setelah adanya laporan itu, petugas supermarket kemudian menindaklanjutinya dengan menarik semua produk tersebut dari etalase.

Kejadian itu langsung mendapat perhatian dari Dinas Perdagangan Kota Madiun. Sehari setelah temuan itu, mereka melaporkannya ke Disperindag Jatim dan UPT Perlindungan Konsumen di Kediri. Dengan harapan ada penindakan atau pembinaan dari provinsi. ’’Kita koordinasi dulu. Setelah ada rekomendasi, baru kita akan bersama-sama turun ke lapangan untuk melakukan operasi,’’ kata Kepala Dinas Perdagangan Kota Madiun Gaguk Hariyono.

Operasi perlu dilakukan karena cokelat itu tidak hanya dijual di satu tempat. Pihaknya menduga cokelat itu juga dijual di sejumlah minimarket dan supermarket yang ada di Kota Madiun. ‘’Begitu nanti sudah ada rekomendasi, kami akan operasi bersama satpol PP dan dinas kesehatan,’’ terang Gaguk.

Kepala Satpol PP Kota Madiun Sunardi Nurcahyono mengakui adanya temuan cokelat yang di dalamnya terdapat belatung. Menyikapi hal tersebut, pihaknya sudah berkoordinasi dengan dinas perdagangan. ’’Tujuannya agar dilakukan pembinaan,’’ katanya. (her/c1/ota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here