Ponorogo

Video Syur Pelajar Beredar, Begini Kata Kasatreskrim Polres Ponorogo

PONOROGO – Siapa pun yang sengaja menyebarkan video syur itu bakal berurusan dengan hukum. UU ITE pasal 45 bakal menjeratnya dengan hukuman maksimal enam tahun penjara.

Kasatreskrim Polres Ponorogo AKP Maryoko mewanti-wanti siapa pun yang telah menerima kiriman video itu agar tidak mem-forward-nya. Siapa pun harus memperhatikan masa depan pemeran yang menjadi korban penyebaran video tersebut. ‘’Kita semua harus bersikap bijaksana,’’ katanya.

Korban yang masih kategori usia anak-anak memiliki hak istimewa yang harus dilindungi bersama. Jangan lantas menyudutkannya dengan sebaran video yang ada. ‘’Bagi yang telanjur dapat kiriman segera dihapus saja,’’ pintanya.

Saat ini, polisi bergerak cepat melakukan penelusuran. Keterangan dari sejumlah pihak terkait telah dihimpun. Oknum penyebar video sudah masuk dalam daftar pencarian. ‘’Kami tidak tinggal diam,’’ tegasnya.

Satuan Bakti Perlindungan Anak (Sakti Peksos) Kemensos mencatat kasus serupa pernah terjadi sekitar 2016 silam. Bedanya, saat itu yang beredar luas foto bugil salah seorang pelajar. Yang sengaja disebarkan salah satu teman sekolah korban. ‘’Ketika itu kami berikan pendampingan kepada korban,’’ kata Nikma Fauziah, petugas Sakti Peksos Kemensos Wilayah Ponorogo.

Sakti Peksos Kemensos membukakan pintu lebar bagi korban beserta keluarganya untuk berkonsultasi. Diimbau tidak menutup diri. ‘’Kami siap berikan pendampingan,’’ ucapnya. (mg7/c1/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close