Video Kuda-kudaan: Polisi Periksa Smartphone Siswa

419

NGAWI – Viralnya video kuda-kudaan oknum pelajar SMK PGRI 8 Ngawi sampai juga ke telinga polisi. Pun, korps baju cokelat menyayangkan perilaku tak terpuji mereka. ‘’Sudah kami tindak lanjuti,’’ kata Kapolsek Jogorogo AKP Budi Cahyono kemarin (31/1).

Beberapa anak buah Budi mendatangi SMK PGRI 8 Ngawi kemarin pagi. Seluruh siswa diminta menyodorkan smartphone masing-masing untuk diperiksa. Pemeriksaan, kata Budi, dilakukan terkait penyebaran video yang sempat menggemparkan dunia maya tersebut. ‘’Video pertama kali diunggah ke story WA (WhatsApp, Red) sekitar pukul 11.30,’’ ujarnya.

Selain pemeriksaan smartphone, petugas juga menghimpun keterangan dari sejumlah guru SMK PGRI 8 Ngawi. Diketahui, sebenarnya guru yang ada di dalam video tersebut sudah memberi peringatan kepada pelajar-pelajar bandel itu beberapa kali. Namun, tidak diindahkan. ‘’Gurunya tetap melanjutkan pelajaran karena masih banyak siswa yang mau memperhatikan,’’ tutur Budi.

Dari hasil penyelidikan tentang video viral tersebut, sejauh ini pihaknya belum menindak pelaku penyebar video tersebut. Hal ini menilik pengakuan si perekam yang berdalih sekadar iseng. ‘’Pelajar itu (penyebar video, Red) akan tetap dalam pengawasan kami,’’ tegasnya.

Budi mengatakan, pelajar yang merekam dan menyebar video sudah dipanggil pihak bimbingan konseling (BK) sekolah. Pun, dia menekankan supaya orang tuanya diberi teguran keras agar kejadian tersebut tidak terulang. ‘’Begitu juga dengan tiga pelajar yang asyik bermain itu,’’ pungkasnya. (mg8/c1/isd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here